Sebanyak 687 atlet akan berlaga pada 50 cabang olahraga pada pesta olahraga multievent empat tahunan tingkat daerah itu.
Pelepasan berlangsung di Alun-Alun Itho, Sendawar, Kamis (29/10/2026) pagi tadi, dipimpin Sekretaris Daerah Kubar Erick Victory. Kontingen Kubar diperkuat 109 pelatih, 50 manajer dan 102 ofisial, sehingga total personel yang disiapkan mencapai 948 orang.
Diketahuipertandingan dijadwalkan sudah berlangsung mulai 2 November dan berakhir pada 27 November. Selain Kabupaten Paser sebagai pusat penyelenggaraan, sejumlah pertandingan juga digelar di Samarinda dan Balikpapan.
Erick Victory mengingatkan para atlet agar memanfaatkan kesempatan mewakili daerah dengan menunjukkan kemampuan terbaik dan menekankan pentingnya disiplin, kekompakan, kesehatan serta sportivitas selama mengikuti pertandingan.
“Bertandinglah dengan penuh semangat, disiplin, dan junjung tinggi nilai-nilai sportivitas. Jaga nama baik Kabupaten Kutai Barat serta prioritaskan kekompakan dan kesehatan selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan,” ujar Erick.
Dukungan terhadap perjuangan kontingen juga disampaikan Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kubar, Alsiyus yang mengapresiasi dukungan pemerintah daerah terhadap perkembangan olahraga, termasuk peningkatan bonus bagi atlet yang berhasil meraih medali.
“Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Kubar atas dukungannya terhadap perkembangan olahraga, termasuk peningkatan bonus bagi atlet yang meraih medali,” ujar Alsiyus.
Bonus yang disiapkan sebesar Rp50 Juta untuk medali emas, Rp30 Juta untuk perak dan Rp20 Juta untuk peraih medali perunggu. Secara keseluruhan, anggaran bonus prestasi atlet disebut mencapai sekitar Rp10 Miliar.
“Kami berharap bonus tersebut menjadi motivasi tambahan bagi para atlet untuk berprestasi dan meraih sebanyak mungkin medali bagi Kubar,” sebut Alsiyus.
Dengan dukungan pembinaan dan persiapan yang telah dilakukan, kontingen Kubar diharapkan mampu bersaing secara maksimal serta membawa pulang prestasi dari Porprov Kaltim VIII 2026.
Editor: Aspian Nur
Sebanyak 687 atlet akan berlaga pada 50 cabang olahraga pada pesta olahraga multievent empat tahunan tingkat daerah itu.
Pelepasan berlangsung di Alun-Alun Itho, Sendawar, Kamis (29/10/2026) pagi tadi, dipimpin Sekretaris Daerah Kubar Erick Victory. Kontingen Kubar diperkuat 109 pelatih, 50 manajer dan 102 ofisial, sehingga total personel yang disiapkan mencapai 948 orang.
Diketahuipertandingan dijadwalkan sudah berlangsung mulai 2 November dan berakhir pada 27 November. Selain Kabupaten Paser sebagai pusat penyelenggaraan, sejumlah pertandingan juga digelar di Samarinda dan Balikpapan.
Erick Victory mengingatkan para atlet agar memanfaatkan kesempatan mewakili daerah dengan menunjukkan kemampuan terbaik dan menekankan pentingnya disiplin, kekompakan, kesehatan serta sportivitas selama mengikuti pertandingan.
“Bertandinglah dengan penuh semangat, disiplin, dan junjung tinggi nilai-nilai sportivitas. Jaga nama baik Kabupaten Kutai Barat serta prioritaskan kekompakan dan kesehatan selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan,” ujar Erick.
Dukungan terhadap perjuangan kontingen juga disampaikan Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kubar, Alsiyus yang mengapresiasi dukungan pemerintah daerah terhadap perkembangan olahraga, termasuk peningkatan bonus bagi atlet yang berhasil meraih medali.
“Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Kubar atas dukungannya terhadap perkembangan olahraga, termasuk peningkatan bonus bagi atlet yang meraih medali,” ujar Alsiyus.
Bonus yang disiapkan sebesar Rp50 Juta untuk medali emas, Rp30 Juta untuk perak dan Rp20 Juta untuk peraih medali perunggu. Secara keseluruhan, anggaran bonus prestasi atlet disebut mencapai sekitar Rp10 Miliar.
“Kami berharap bonus tersebut menjadi motivasi tambahan bagi para atlet untuk berprestasi dan meraih sebanyak mungkin medali bagi Kubar,” sebut Alsiyus.
Dengan dukungan pembinaan dan persiapan yang telah dilakukan, kontingen Kubar diharapkan mampu bersaing secara maksimal serta membawa pulang prestasi dari Porprov Kaltim VIII 2026.
Editor: Aspian Nur