"Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu menyampaikan terima kasih atas kehadiran Kodim 0912/ kbr, yang telah menetapkan Kampung Laham sebagai lokasi giat TMMD," ungkap Plh Sekda Kabupaten Mahulu, Wenefrida Kayang.
Pemerintah Kabupaten Mahulu percaya program yang dirancang akan dilaksanakan dalam 30 hari itu, bukan hanya dapat meningkatkan fasilitas - fasilitas fisik, tapi juga ekonomi masyarakat, salah satunya ada rencana pembuatan demplot Kakao. Hal ini bisa merangsang serta memacu ekonomi masyarakat sehingga lebih mandiri.
"Terima kasih kepada pimpinan dan jajaran mulai dari Kodam VI/ Mulawarman, Korem 091 / Aji Surya Natakesuma dan Kodim 0912/ Kbr Provinsi Kalimantan Timur," ungkapnya.
Sementara itu, Komandan Kodim 0912/kbr, Letkol Kav Yudhi Prasetyo Purnomo mengatakan secara umum TMMD dilaksanakan di seluruh Indonesia, Kodim 0912/ kbr adalah salah satu Kodim yang berada di bawah Komando Daerah Militer ( Kodam) VI/ Mulawarman, yang melaksanakan TMMD.
"Untuk sasaran yang kami pilih adalah berdasarkan Musrenbang dari tingkat Kampung,Kecamatan hingga Kabupaten,dan berdasarkan peninjauan langsung bersama Pemerintah Daerah, ternyata sasaran ini yang perlu dilakkukan saat ini," terang Yudhi, Rabu (24/5/2023).
Kemudian perihal adanya atensi khusus terkait dengan kebutuhan infrastruktur oleh Wakil Bupati Mahulu dalam video yang sempat viral, ini juga disebut perlu menjadi perhatian dan melalui TMMD ini diharap bisa mendukung ke arah itu.
Untuk diketahui sasaran TMMD ada dua yakni sasaran fisik dan non fisik, dalam dokumen yang di berikan Pemkab Mahulu TNI diberikan waktu 6 bulan, namun dalam hal ini TMMD hanya dalam waktu 30 hari, jadi sasaran fisik dan non fisik harus diselesaikan dalam waktu 30 hari.
"Kabupaten Mahulu harus mendapatkan sentuhan pembangunan yang lebih, artinya semakin maju, semakin sejahtera, TMMD yang kami laksanakan diharapkan mampu menyasar juga kebutuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat selain pembangunan infrastruktur," pungkasnya. (Adv)
Editor: Rusdianto