Senin, 12/09/2022
Senin, 12/09/2022
Kepala Dinas Perhubungan Mahakam Ulu Fransiskus Xaverius Lawing. (Foto: Jerry Lukas /Korankaltim.com)
Senin, 12/09/2022

Kepala Dinas Perhubungan Mahakam Ulu Fransiskus Xaverius Lawing. (Foto: Jerry Lukas /Korankaltim.com)
KORANKALTIM.COM, UJOH BILANG – Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) oleh pemerintah berimbas terhadap tarif sarana transportasi sungai speedboat yang beroperasi di Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu).
Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Mahulu Fransiskus Xaverius Lawing pada korankaltim.com, Senin (12/9/2022). Dikatakannya, meski tarif speedboat mengalami kenaikan, namun kenaikkanya tak terlalu tinggi dari tarif yang sudah diberlakukan sebelumnya.
Menurutnya, kenaikan tarif speedboat hanya sekitar 11 hingga 12 persen, sehingga tak terlalu memberatkan pemilik,motoris dan masyarakat pengguna jasa. “Kita harus menghitung kajian yang benar agar tidak memberatkan semua pihak,”jelasnya.
Untuk rute Ilir dari Tering menuju Ujoh Bilang jelasnya, pihak Dishub masih melakukan pembahasan, namun para pemilik speedboat sudah menentukan tarif mereka sendiri sebesar 12 persen dengan tarif awal Rp350 ribu menjadi Rp400 ribu per orang.
Dia mengatakan, untuk tarif resmi rute ke wilayah Ulu akan dibuatkan surat edarkan pada Rabu (14/9/22) nanti dengan persetujuan dari pemilik kapal cepat tersebut.
Saat ini jelasnya, Dishub baru fokus membahas tarif tujuan ke Ulu Mahakam saja dan sifatnya hanya regular. “Untuk POA (Pemantauan dan Operasi Armada) hanya kerja sama pihak ketiga dan tarif tidak akan berubah selama mereka tidak komplain,”tutupnya.
Penulis: Jerry Lukas
Editor: Maruly Zainuddin
Senin, 12/09/2022
Kepala Dinas Perhubungan Mahakam Ulu Fransiskus Xaverius Lawing. (Foto: Jerry Lukas /Korankaltim.com)
TERPOPULER