Senin, 20/07/2026
Senin, 20/07/2026
(dokperumdabatiwakkal)
Senin, 20/07/2026

(dokperumdabatiwakkal)
Penulis: Indri
KORANKALTIM.COM, TANJUNG REDEB – Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Batiwakkal Kabupaten Berau mulai mengubah strategi dalam mempercepat pembangunan jaringan distribusi air bersih dengan mengedepankan keterlibatan masyarakat sebagai dasar penentuan wilayah prioritas.
Pendekatan tersebut diyakini mampu membuat pembangunan jaringan lebih tepat sasaran sekaligus mempercepat pemerataan pelayanan air bersih di berbagai kawasan.
Selama ini penyusunan program pengembangan jaringan lebih banyak bertumpu pada kajian teknis dan pemetaan internal perusahaan.
Namun, seiring pesatnya pertumbuhan kawasan permukiman di Berau, Perumda Batiwakkal menilai aspirasi masyarakat menjadi komponen penting untuk melengkapi data lapangan agar pembangunan benar-benar menjawab kebutuhan warga.
Direktur Perumda Air Minum Batiwakkal Saipul Rahman mengatakan, perusahaan ingin memastikan setiap program pengembangan jaringan disusun berdasarkan kondisi riil yang dihadapi masyarakat.
"Kami ingin mendengar langsung kebutuhan masyarakat agar pembangunan jaringan benar-benar tepat sasaran," kata Saipul kepada Korankaltim.com Senin (20/7/2026) hari ini.
Perkembangan jumlah penduduk dan munculnya kawasan permukiman baru dalam beberapa tahun terakhir berlangsung cukup pesat. Kondisi tersebut belum sepenuhnya diimbangi dengan perluasan jaringan distribusi air bersih sehingga masih terdapat wilayah yang belum memperoleh pelayanan secara optimal.
Disejumlah kawasan pelanggan masih menghadapi tekanan air yang rendah, sedangkan di lokasi lain distribusi air belum dapat mengalir secara penuh karena kapasitas jaringan belum mampu mengikuti peningkatan jumlah pelanggan.
Situasi itu menjadi tantangan yang kini menjadi perhatian utama Perumda Batiwakkal. Karena itu perusahaan tidak lagi ingin hanya mengandalkan data teknis dalam menentukan lokasi pembangunan jaringan baru maupun peningkatan kapasitas distribusi.
Masyarakat merupakan pihak yang paling memahami kondisi pelayanan di lingkungan masing-masing. Informasi tersebut dinilai mampu memberikan gambaran yang lebih akurat mengenai wilayah yang membutuhkan penanganan lebih cepat.
Selain membuka ruang partisipasi masyarakat, Perumda Batiwakkal juga terus memperkuat koordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Berau. Sinergi tersebut dilakukan agar pembangunan jaringan distribusi dapat berjalan selaras dengan pembangunan jalan, pembukaan kawasan permukiman baru, hingga pengembangan infrastruktur daerah lainnya.
Kolaborasi tersebut diharapkan mampu menghasilkan pemetaan pembangunan yang lebih komprehensif sekaligus meningkatkan efektivitas penggunaan anggaran perusahaan.
"Setiap investasi jaringan harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Karena itu, aspirasi warga menjadi dasar penting dalam menentukan prioritas pembangunan," ucap Saipul.
Masyarakat diharapkan aktif menyampaikan usulan maupun informasi terkait kondisi pelayanan air bersih di lingkungan masing-masing. Semakin banyak masukan yang diterima, semakin akurat pula perencanaan pengembangan jaringan yang disusun perusahaan.
Dengan pendekatan partisipatif tersebut, Perumda Air Minum Batiwakkal optimistis pembangunan jaringan distribusi air bersih tidak hanya memperluas cakupan layanan, tetapi juga mampu mengurangi kesenjangan pelayanan antarwilayah di seluruh Kabupaten Berau.
"Aspirasi masyarakat menjadi dasar penting agar pembangunan jaringan air bersih benar-benar tepat sasaran dan manfaatnya dirasakan warga," tutup Saipul.
Editor: Aspian Nur
Senin, 20/07/2026
(dokperumdabatiwakkal)
TERPOPULER