
Dalam upacara bendera yang diikuti ratusan narapidana Lapas Kelas II A Tarakan, Dandim mengatakan, upacara kali Ini terasa berbeda bagi dirinya pada khususnya dan satuan Kodim 0907/Trk. Hal ini dikarenakan upacara kali ini dilaksanakan bersama dengan jajaran Lapas dan para warga Lapas Kelas II Tarakan.
Ia juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada jajaran Lapas Kelas II A Tarakan. "Tentunya kegiatan ini merupakan suatu kehormatan, kebanggaan dan penghargaan bagi kami dan jajaran Kodim 0907/ Tarakan. Dan salah satu bentuk sinergitas antara instansi yang harus tetap terjaga dengan baik," ungkapnya.
Dandim juga menegaskan bahwa upacara pengibaran bendera Merah Putih yang dilaksanakan ini mempunyai makna bahwa dengan pengibaran bendera dapat menumbuhkan sikap disiplin dan rasa cinta tanah air serta bangga sebagai bangsa yang besar, dan berjiwa nasionalisme.
Terkait kondisi saat ini masih dalam pandemi Covid-19, orang nomor satu di Kodim 0907/Trk tersebut juga mengajak agar para narapaidana tetap melakukan protokol kesehatan ketat.
"Negara kita pada khususnya dan dunia pada umumnya sedang dilanda Covid -19 varian baru yang disebut Omicron, oleh karena itu marilah kita senantiasa menjaga kondisi dan vitalitas tubuh dengan tetap menjalani protokol kesehatan yang telah ditetapkan pemerintah,"imbuhnya.
Sebelum mengakhiri amanatnya Dandim juga berpesan agar para narapidana tetap meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan yang Maha Esa, jaga kesehatan dengan selalu menjaga kondisi dan protokol kesehatan, jaga soliditas serta kondusifitas selama berada di Lapas.
"Tidak ada manusia yang sempurna serta luput dari kesalahan, untuk itu kita harus senantiasa selalu bersyukur dan merefleksikan diri kita untuk menjadi lebih baik," tutupnya.
Sumber: Pendam VI/Mlw