Minggu, 06/03/2022

Rusia Ingkar Janji, Tetap Serang Ukraina Saat Gencatan Senjata

Minggu, 06/03/2022

Kota Mariupol berantakan setelah dibombardir Rusia saat gencatan senjata berlangsung kemarin. (Foto: dailymail)

Share
Join Grup Telegram Koran Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/+SsC4jer3I5syZWU1 atau klik tombol dibawah ini.

Grup Telegram Koran Kaltim

kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dahulu di ponsel.

Berita Terkait

Rusia Ingkar Janji, Tetap Serang Ukraina Saat Gencatan Senjata

Minggu, 06/03/2022

logo

Kota Mariupol berantakan setelah dibombardir Rusia saat gencatan senjata berlangsung kemarin. (Foto: dailymail)

KORANKALTIM.COM – Gencatan senjata diingkari Rusia 10 hari setelah invasi mereka terhadap Ukraina. Mariupol, kota yang terletak di sebelah utara Ukraina berpenduduk  500.000 jiwa jadi sasaran bom Rusia saat gencatan senjata digaungkan.

Dilansir dari laman Thesun.co.uk Minggu (6/3/2022) hari ini, Rusia mengebom warga sipil yang melarikan diri dari Mariupol selama  gencatan senjata tersebut berlangsung.

Pemerintah setempat memerintahkan semua orang untuk kembali setelah pasukan Valdimir Putin melanggar janji mereka untuk membiarkan ribuan keluarga melarikan diri dan Presiden Ukraina Volodimir Zelensky memberi tahu Ukraina untuk terus berjuang.

Ukraina secara dramatis membatalkan evakuasi lebih dari 200.000 warga sipil dari Mariupol setelah menuduh pasukan Rusia menggagalkan gencatan senjata yang dijanjikan dengan terus menembaki kota pelabuhan yang strategis itu.

Rencana untuk mengevakuasi penduduk kini telah tertunda karena invasi Rusia memasuki hari ke-10.

Putin sendiri merasa marah setelah Perdana Menteri Inggris  Boris Johnson mengatakan “Putin harus gagal” dan meminta Inggris untuk keluar dari Rusia.

Pemerintah Rusia pun memberi tahu warga negara Inggris untuk keluar dari Rusia jika kehadiran mereka dirasa tidak penting saat krisis Ukraina meningkat

Ukraina sendiri mendesak negara Barat untuk meningkatkan bantuan militer saat Putin meningkatkan peringatan terhadap NATO

Gencatan senjata Rusia dianggap sebagai taktik sinis untuk mengumpulkan kembali pasukan dan membelokkan tekanan ke Ukraina.

Perdana Menteri Israel Naftali Bennett berperan sebagai mediator ketika invasi Rusia ke Ukraina meningkat, mengadakan pembicaraan tiga jam di Kremlin dengan Vladimir Putin sebelum menelepon presiden Ukraina

Jenderal top AS Mark Milley mengunjungi Latvia untuk menawarkan dukungan kepada negara Baltik dan anggota NATO

Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken bertemu dengan Menteri Luar Negeri Ukraina di perbatasan Polandia-Ukraina untuk menunjukkan solidaritas dan puluhan ribu orang berdemonstrasi di kota-kota Eropa untuk mendukung Ukraina hari ini

Invasi Rusia ke Ukraina telah menjerumuskan gerakan sayap kanan di seluruh Eropa ke dalam krisis identitas, saat mereka berjuang untuk menunjukkan kesetiaan mereka kepada Vladimir Putin.

Editor: Aspian Nur

Rusia Ingkar Janji, Tetap Serang Ukraina Saat Gencatan Senjata

Minggu, 06/03/2022

Kota Mariupol berantakan setelah dibombardir Rusia saat gencatan senjata berlangsung kemarin. (Foto: dailymail)

Share

Berita Terkait