Minggu, 02/01/2022
Minggu, 02/01/2022
Dua dari puluhan ekor ikan yang ditemukan warga Texakarna sudah mati di atas tanah karena terbawa angin puting beliung. (Foto: dailymail)
Minggu, 02/01/2022

Dua dari puluhan ekor ikan yang ditemukan warga Texakarna sudah mati di atas tanah karena terbawa angin puting beliung. (Foto: dailymail)
KORANKALTIM.COM – Fenomena alam berupa angin puting beliung biasa terjadi di dunia. Namun yang jarang terjadi adalah saat angin puting beliung reda, ratusan ekor ikan ikut terbawa dan berjatuhan ke tanah.
Hal itulah yang terjadi di Texarkana, sebuah kota yang membentang melalui Texas dan Arkansas, Amerika Serikat pada pertengahan pekan kemarin beberapa hari jelang pergantian tahun 2021 ke 2022.
Penduduk Texarkana terkejut menemukan ratusan hewan air yang mati berserakan di tanah setelah disapu oleh puting beliung dari badai.
Masyarakat dari dua negara bagian itu membagikan foto dan video ikan mati yang mengotori tanah setelah badai mereda.
Fenomena ini disebut sebagai animal rain atau hujan hewan dan terjadi ketika hewan air kecil tersapu oleh puting beliung
Saat itu cuaca di Texarkana memang tak bersahabat, dua badai terjadi dan setelah badai berlalu penduduk menemukan tanah dipenuhi dengan ikan mati.
Menurut The City of Texarkana, Texas, kondisi itu terjadi ketika hewan air kecil terikut dalam angina puting beliung atau angin yang terjadi di permukaan bumi.
“Akhir 2021 yang penuh kejutan, termasuk hujan ikan di Texarkana hari ini,” kata penduduk kota saat memposting di media sosial Facebook. "Dan tidak, ini bukan lelucon," tambahnya.
Seorang warga bernama James Audirsch mengatakan dia sedang bekerja di sebuah dealer mobil bekas di sisi Texas ketika dia mendengar suara keras di luar.
"Ada suara guntur yang keras dan ketika kami membuka pintu saya melihat ke luar dan hujan turun sangat deras dan seekor ikan jatuh ke tanah," ujar James dilansir dari laman Dailymail.co.uk Minggu (2/1/2021) hari ini.
Orang lain memposting video di Twitter dengan narasi “Ya, hujan ikan di rumah saya juga,” tulisnya.
Beberapa warga lain juga berbagi gambar dan video online yang menunjukkan ikan kecil mati di tanah - beberapa di antaranya puluhan. Beberapa berukuran empat hingga lima inci dan tampak seperti ikan bass putih muda.
Di sebuah stadion tempat tim sepak bola setempat sedang berlatih, seorang pemain menendang seekor ikan yang tergeletak di dekat garis sudut lapangan.
Ahli meteorologi National Weather Service Gary Chatelian mengatakan ikan-ikan itu terbawa angin dan turun seperti puing-puing lainnya. “Mereka bisa saja diambil di suatu tempat seperti Danau Texoma. Mereka bisa datang dari mana saja dan badai itu mengangkat apa saja, tak hanya ikan tapi juga katak dan kepiting,” kata Gary.
Fenomena ini tidak hanya terjadi di AS, hujan ikan pernah juga terjadi di Australia tahun lalu. Saat itu petani di pedesaan Yowah, sebelah barat Brisbane di Queensland, menemukan ikan mengepak-ngepak di genangan air setelah Topan Tropis Esther menghantam daerah itu pada 24 Februari.
Rick Shiells, pengelola Yowah Caravan Park mengatakan dia melihat ikan hidup dan mati berserakan di sekitar rumahnya setelah hujan deras.
“Saat saya berjalan, saya melihat seekor ikan kecil, sekitar satu inci panjangnya, berenang di genangan air. Saya piker itu tidak biasa'','' katanya kepada ABC saat itu. 'Tidak mungkin itu bisa keluar dari air - itu jelas datang dari langit,” tegasnya.
Ahli ichthyologist Museum Queensland Jeff Johnson mengatakan ikan yang ditemukan oleh Shiells adalah ikan spangled, spesies air tawar yang umum.
Johnson mengatakan 'hujan ikan' adalah kejadian biasa di pedalaman Australia.
“Mereka memiliki dorongan yang luar biasa untuk membubarkan diri ketika hujan datang, menghindari tersapu badai dan kalau akhirnya terjad, ikan-ikan itu bahkan terbawa berkilo-kilometer ke daerah lain,” sebutnya.
Editor: Aspian Nur
Minggu, 02/01/2022
Dua dari puluhan ekor ikan yang ditemukan warga Texakarna sudah mati di atas tanah karena terbawa angin puting beliung. (Foto: dailymail)
TERPOPULER