Jumat, 10/12/2021

Pensiunan Ini Ungkap Misteri Hilangnya Pesawat MH370 Malaysia Setelah Tujuh Tahun dan Rahasia Besar Dibaliknya

Jumat, 10/12/2021

Pesawat serupa dengan Malaysia Airlines Flight MH370 yang belum ditemukan tujuh tahun setelah menghilang di Selat Hindia. (Foto: thesun)

Share
Join Grup Telegram Koran Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/+SsC4jer3I5syZWU1 atau klik tombol dibawah ini.

Grup Telegram Koran Kaltim

kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dahulu di ponsel.

Berita Terkait

Pensiunan Ini Ungkap Misteri Hilangnya Pesawat MH370 Malaysia Setelah Tujuh Tahun dan Rahasia Besar Dibaliknya

Jumat, 10/12/2021

logo

Pesawat serupa dengan Malaysia Airlines Flight MH370 yang belum ditemukan tujuh tahun setelah menghilang di Selat Hindia. (Foto: thesun)

KORANKALTIM.COM – Masih ingat dengan misteri hilangnya pesawat MH370 milik Maskapai Penerbangan Malaysia yang terjadi pada tanggal 8 Maret 2014 silam?

Kini setelah tujuh tahun, ada seorang pensiunan insinyur kedirgantaraan Inggris bernama Richard Godfrey mengungkapkan fakta kalau dirinya mengetahui dimana keberadaan pesawat yang hilang pada pagi hari dalam penerbangan dari Kuala lumpur, Malaysia, menuju Beijing,China tersebut.

“Saya telah menghabiskan waktu selama delapan jam sehari selama 7 tahun untuk memecahkan misteri hilangnya MH370 – dan saya telah memecahkannya,” kata Richard dilansir dari laman The Sun Jumat (10/12/2021) hari ini.

Pria berusia 71 tahun itu yakin kalau dirinya sudah menunjukkan dengan tepat tempat terjatuhnya pesawat jenir Boeing 777 200ER itu yaitu di dasar laut sekitar 1.200 mil sebelah barat Perth, Australia.

Richard mengaku menggunakan teknologi pelacakan baru dalam upaya untuk memecahkan salah satu misteri penerbangan terbesar dalam sejarah dunia tersebut, menelitinya melalui data radio.

Sebelumnya armada kapal pencari terakhir kali berangkat untuk menemukan MH370 dengan menjelajahi 46 ribu mil persegi atau setara dengan setengah ukuran Negara Inggris.

Namun Richard menunjukkan dengan tepat lokasi kecelakaan 33.177°LS 95.300°BT dan telah mempersempit area pencarian menjadi hanya 115 mil persegi.

“Saya sangat berharap Penerbangan MH370 akan ditemukan. Saya mengerti mengapa itu belum ditemukan sampai sekarang,” sebut Richard lagi.

Diketahui pesawat MH370 mengangkut  239 penumpang, termasuk dua bayi dan 12 kru pesawat yang juga ada 12 warga Indonesia di dalamnya. Sebelumnya disebutkan manifest pesawat berasal dari 13 negara.

Pencarian selama tujuh tahun untuk pesawat itu sudah menghabiskan dana miliaran rupiah dan digambarkan seperti mencari jarum di tumpukan jerami.

Para ahli bahkan detektif dari kepolisian amatir sudah menulis 150 buku tentang misteri hilangnya pesawat tersebut.

Penerbangan Malaysian Airlines MH370 kehilangan kontak dengan Air Traffic Control (ATC) kurang dari satu jam setelah lepas landas dari Kuala Lumpur di Malaysia 8 Maret 2014 silam. Intelijen militer mengungkapkan pesawat itu tiba-tiba dialihkan dari tujuannya di Beijing, Cina, menuju barat melintasi Samudra Hindia.

Teori menyeruak dibalik hilangnya pesawat tersebut, antara lain pembajakan oleh teroris, kerusakan besar dalam pesawat hingga teori pembunuhan massal yang dilakukan oleh sang pilot, Kapten Zaharie Ahmad Shah.

“Itu (tempat pesawat jatuh) adalah medan bawah laut yang sangat sulit, ada ngarai dan permukaan tebing dan bahkan gunung berapi di dasar laut. Pada kedalaman 4.000 meter sangat gelap dan sangat dingin, tekanan kuat, tetapi dengan peralatan yang tepat saya yakin pesawat itu bisa ditemukan,” sebut Richard.

Misteri di balik perjalanan terakhir MH370 tersembunyi di dalam kotak hitamnya, yang merekam data penerbangan dan percakapan kokpit.

Hanya dengan menemukan puing-puing pesawat, pihak berwenang akhirnya mengetahui kebenaran akan teori hilangnya pesawat tersebut.

Richard yang tinggal di Frankfurt, Jerman tertarik untuk meneliti hilangnya pesawat MH370 karena dirinya sempat “didekati” kejadian serupa.

Pada bulan Mei tahun 2009 silam, Richard mengaku sudah bersiap masuk pesawat Air France 447 penerbangan dari Rio de Janeiro Brasil ke kota asalnya. Tapi dia diminta untuk tetap tinggal di Amerika Selatan untuk urusan bisnis dan menunda tanggal keberangkatannya selama dua pekan.
Tak disangka, penerbangan pesawat 447 menghilang dengan 288 orang di dalamnya dan baru ditemukan dua tahun kemudian di Samudera Atlantik.

Data dari kotak hitam pesawat menemukan fakta kegagalan teknis dan kesalahan pilot jadi penyebab tragedy itu terjadi.

“Ketika saya melihat bahwa Air France 447 jatuh di tengah Atlantik, saya terlibat dalam membaca cerita itu dan mengikuti pencarian bawah air untuk menemukan puing-puingnya. Saya benar-benar terkejut karena bisa menghindar dari kematian setelah batal naik pesawat itu,” papar Richard.

“Karena itu saat saya melihat apa yang terjadi dengan MH370, saya pun teringat tragedy 447 dan ingin menyelidikinya,” imbuhnya.

Meskipun beberapa puing dari pesawat terdampar di pantai Afrika dan pulau-pulau Samudra Hindia, beberapa kerabat korban masih berharap orang yang mereka cintai masih hidup hingga hari ini.

Diketahui sejak tahun 2014, sebanyak 33 keping puing telah ditemukan di enam negara termasuk Afrika Selatan dan Madagaskar yang diyakini para ahli membuktikan pesawat itu jatuh di Samudera Hindia.

Yang mengejutkan, sebuah teori konspirasi mengatakan MH370 dialihkan ke sebuah pulau atau ke Pakistan untuk tujuan terorisme.

Richard pun memperkuat keyakinannya kerabat korban harus memiliki jawaban yang meyakinkan atas apa yang terjadi di tahun 2014 silam.

Yang mengejutkan, Richard menyebut Zaharie Ahmad Shah memiliki motif politik dibalik hilangnya pesawat itu dan  yakin pemerintah Malaysia menutup-nutupi kejadian yang sebenarnya.

Hal yang menjadi kunci petunjuk tampaknya adalah pola penahanan selama 22 menit yang secara misterius dimasuki MH370 di lepas pantai Sumatera.

Richard menyebut sang kapten pesawat telah membajak dan mengalihkan arah penerbangan. Apa yang dilakukan Zaharie karena sang pilot pendukung dan teman dekat Anwar Ibrahim, oposisi pemerintah Malaysia.

Satu hari sebelum MH370 lepas landas, Anwar Ibrahim dijatuhi hukuman lima tahun penjara atas tuduhan sodomi meski  pendukungnya menuding tuduhan itu bermotif politik dan palsu.

Namun menurut Richard hal itu sudah cukup untuk memicu Zaharie bertindak dan mencoba menyandera penumpangnya sendiri.

Berputar-putar selama 22 menit di udara kemungkinan adalah upaya Zaharie untuk menegosiasikan pembebasan terhadap Ibrahim saat itu.  "Mungkin entah bagaimana negosiasi itu salah dan dia akhirnya terbang ke bagian terjauh di selatan Samudera Hindia," ungkapnya.

Otoritas militer Malaysia sendiri menolak untuk merilis data radar militer. Zaharie diketahui sebelumnya telah merencanakan rute anehnya pada simulator penerbangan yang ditemukan di rumahnya yang kemudian memicu teori menghilangnya itu sudah direncanakan.

Richard yakin dasar laut tempat MH370 saat ini berada di  Broken Ridge, sebuah dataran tinggi bawah laut dengan gunung berapi dan jurang di tenggara Samudera Hindia.  Lokasi Broken Ridge tidak berada di area pencarian asli pada tahun 2015 dan terlewatkan sejauh 28 kilometer oleh Ocean Infinity pada tahun 2018. Namun, menurut 7News, daerah itu adalah bagian dari pencarian di tahun 2016.

Pencarian MH370 terakhir dengan skala penuh adalah pada tahun 2018 oleh perusahaan robotika AS Ocean Infinity dengan menggunakan kendaraan bawah air tak berawak yang mencakup hampir 50.000 mil persegi. Namun, hasilnya tetap nihil.

Richard telah menghabiskan satu tahun memeriksa file dari panggilan radio yang mengirimkan ratusan sinyal uji setiap dua menit dan mengumpulkannya di database.

“Ketika sebuah pesawat melewati gelombang radio, itu dapat mengganggu. Di masa lalu ketika Anda menyalakan radio dan Anda tinggal di dekat bandara, dan sebuah pesawat terbang mendarat, gelombang radio Anda akan menghilang untuk sementara waktu,” ungkapnya.

Richard, yang merupakan anggota pendiri Grup Independen MH370 menjelaskan dirinya ke meja kerja jam 8 pagi, bekerja selama delapan jam untuk melakukan penelitian. “Saya pergi ke meja saya biasanya pada jam 8 pagi, bekerja selama delapan jam, melipat laptop dan pergi ke pub dengan teman-teman saya, kalau tidak saya pikir itu akan membuat saya gila memikirkan bagaimana pesawat itu bisa hilang,” ucap Richard.

Dalam tujuh tahun sejak kecelakaan itu, data dan intelijen militer menunjukkan MH370 melanjutkan perjalanannya di atas Samudera Hindia selama hampir delapan jam sebelum kehabisan bahan bakar.

Richard mengesampingkan teori kunci lainnya. “Saya tidak berpikir itu kecelakaan. Sebuah pesawat tidak terbang selama tujuh setengah jam jika mengalami kebakaran di dalam pesawat atau tekanan kabin yang dalam atau masalah teknis lainnya dari zat apa pun,” paparnya.

Apa yang dibutuhkan sekarang adalah seseorang untuk mengumpulkan uang untuk pencarian baru dan jika orang Malaysia tidak melakukannya, Richard mengatakan ada donor teknologi miliarder yang bersedia turun tangan.

“Mereka dapat meluncurkan pencarian bawah air dari kapal permukaan tanpa awak yang otonom. Saya ingin melakukan analisis dan menemukan pesawat itu," tutup Richard.

Editor: Aspian Nur

Pensiunan Ini Ungkap Misteri Hilangnya Pesawat MH370 Malaysia Setelah Tujuh Tahun dan Rahasia Besar Dibaliknya

Jumat, 10/12/2021

Pesawat serupa dengan Malaysia Airlines Flight MH370 yang belum ditemukan tujuh tahun setelah menghilang di Selat Hindia. (Foto: thesun)

Share

Berita Terkait