Rabu, 27/10/2021
Rabu, 27/10/2021
Yuri dan Nikita, dua ekor singa di Denver Zoo yang akan segera divaksinasi setelah terpapar Covid-19 (Foto: Denverzootwitter)
Rabu, 27/10/2021

Yuri dan Nikita, dua ekor singa di Denver Zoo yang akan segera divaksinasi setelah terpapar Covid-19 (Foto: Denverzootwitter)
KORANKALTIM.COM, DENVER – Kabar kurang menyenangkan dating dari kebun binatang di Amerika Serikat.
Sebanyak 15 ekor singa dari dua kebun binatang dari negara tersebut dinyatakan positif Covid-19 varian Delta dengan gejala awal batuk dan bersin.
Pihak kebun binatang mengkonfirmasi ada 11 singa Afrika dari Kebun Binatang Denver, Colorado dan 4 dari Kebun Binatang Hogle, Utah terpapar virus corona tersebut namun hanya mengalami gejala ringan.
Untuk 11 singa di kebun binatang Denver berusia antara 1-9 tahun, tetapi sebagian besar telah pulih, sementara empat dari lima singa di Kebun Binatang Hogle, Utah dinyatakan positif melalui usap hidung namun tetap boleh keluar dari kandang untuk dilihat pengunjung karena tidak menimbulkan resiko menularkan kepada publik.
Singa diketahui rentan terhadap Covid-19 tetapi tingkat sakit parahnya tidak terlalu tinggi.
“Beberapa ekor singa di dua kebun binatang terpisah di seluruh AS telah dites positif Covid-19, khususnya varian delta,” kata pihak suaka margasatwa dilansir dari laman Dailymail.co.uk Rabu (27/10/2021) hari ini.
Ke-15 singa tersebut diuji melalui usap hidung di Laboratorium Diagnostik Hewan Universitas Negeri Colorado di Fort Collins dan dikonfirmasi positif oleh Laboratorium Layanan Hewan Nasional Departemen Pertanian Amerika Serikat.
"Ada beberapa ekor singa terjangkit Covid-19 di kebun binatang di seluruh Amerika Serikat, termasuk dua harimau kami Yuri dan Nikita," kata Brian Aucone, Wakil Presiden Senior untuk Ilmu Hayati Kebun Binatang Amerika Serikat.
“Untungnya sebagian besar telah pulih sepenuhnya. Kami telah menghubungi kebun binatang lain yang juga baru-baru ini menangani kasus Covid pada kucing besar mereka untuk menginformasikan perawatan yang kami berikan," paparnya.
Yuri dan Nikita adalah dua singa kebanggaan Amerika Serikat yang pertama terdiri dari empat saudara laki-laki berusia 6 tahun dan yang kedua terdiri dari kelompok keluarga yang terdiri dari tiga jantan (antara usia 1 dan 5) dan empat betina (antara usia 1 dan 9).
Klaster singa di kebun binatang Amerika Serikat ini diawali dari Yuri dan Nikita yang mengalami gejala bersin, batuk dan lesu.
Namun sampai sejauh ini belum ada singa yang divaksinasi namun akan segera diberikan saat vaksin tersedia dan sementara ini pihak kebun binatang akan terus mengawasi dan memantau perilaku dan gejala singa tersebut.
Pejabat kebun binatang di Hogle, Utah, mengatakan mereka tidak tahu bagaimana singa mereka tertular virus.
"Kesehatan dan keselamatan staf, hewan dan pengunjung UHZ terus menjadi perhatian utama kami," tulis Kebun Binatang Hogle dalam sebuah posting Facebook.
“Sebelum kasus positif pada singa ini, UHZ menetapkan rencana keamanan perawatan hewan yang ketat. Protokol kesehatan yang ada seperti peningkatan APD (alat pelindung diri), keterlibatan staf yang diatur, peningkatan prosedur pembersihan dan pemantauan kesehatan staf terus ditegakkan,” tegas mereka.
Mereka mengatakan tidak ada hewan lain selain singa yang menunjukkan gejala infeksi, tetapi mereka akan tetap waspada tentang keselamatan hewan lainnya.
“Kami tetap ekstra hati-hati dan waspada selama pandemi, dengan fokus utama pada keselamatan staf, tamu dan hewan” kata Dr Nancy Carpenter dari kebun binatang Utah.
"Kami tetap berharap infeksi mereka akan sembuh dan mereka akan pulih secara alami dengan sendirinya," kata Bob Cisneros, Associate Director of Animal Care.
Singa sendiri rentan terhadap Covid-19 kata Cornell University College of Veterinary Medicine. Namun tingkat keparahan penyakit yang menyebabkan SARS-CoV-2 tidak jelas saat ini.
Pada bulan Juli 2021 lalu, sebuah penelitian menemukan fakta kucing rumahan lebih rentan terhadap infeksi virus corona daripada anjing.
Hanya saja tidak ada bukti SARS-CoV-2 dapat ditularkan dari kucing ke manusia, tetapi Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit merekomendasikan jika penjaga kucing didiagnosis dengan Covid-19, mereka harus mengkarantina diri dari manusia dan hewan.
Pekan lalu, seekor kucing shorthair domestik di Michigan Ingham County menjadi hewan peliharaan pertama di negara bagian itu yang dinyatakan positif corona namun meski banyak bersin tetapi kondisi mereka saat ini sudah pulih.
Departemen Pertanian AS mengatakan pada Juli 2021 lalu lebih dari setengah ekor rusa berekor putih di Michigan terinfeksi Covid-19, memicu kekhawatiran terjadinya klaster diantara hewan liar.
Editor: Aspian Nur
Rabu, 27/10/2021
Yuri dan Nikita, dua ekor singa di Denver Zoo yang akan segera divaksinasi setelah terpapar Covid-19 (Foto: Denverzootwitter)
TERPOPULER