Uji coba tersebut direncanakan pada akhir bulan Oktober ini. Langkah ini menjadi lanjutan Pertamina dalam mengembangkan pola pelayanan SPBU yang sebelumnya telah menguji coba pelayanan SPBU 24 jam di tiga SPBU di Kabupaten Berau.
Sales Branch Manager (SBM) Kaltimut III Fuel Pertamina Patra Niaga, Hermawan Bagus, mengatakan, persiapan layanan self-service di SPBU bernomor 64.773.09 tersebut tengah dilakukan, termasuk penambahan perangkat pendukung pengisian BBM secara mandiri.
“Proyeksinya minggu depan,” ujarnya kepada Korankaltim.com, Kamis (15/10/2026).
Berbeda dengan pelayanan konvensional yang mengandalkan petugas untuk mengoperasikan pengisian BBM, konsep self-service memungkinkan konsumen melakukan pengisian secara mandiri menggunakan perangkat yang disediakan di SPBU.
Namun, penerapan sistem tersebut juga membutuhkan pengawasan agar proses pengisian berjalan sesuai ketentuan. Pertamina berencana menambah perangkat pendukung pemantauan untuk menunjang operasional layanan baru tersebut.
Hermawan menegaskan, pengawasan tetap menjadi bagian penting dalam penerapan sistem pelayanan mandiri. Sebab, kemudahan pengisian harus tetap diimbangi dengan kontrol terhadap aktivitas pengisian BBM di lapangan.
Rencana ini menjadi perhatian di tengah upaya Pertamina meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam mengurai antrian pengisian BBM.
Meski menawarkan alternatif pelayanan, efektivitas sistem self-service nantinya akan bergantung pada kesiapan perangkat, kemudahan penggunaan, serta mekanisme pengawasan.
Untuk itu, penerapan layanan self-service tetap akan disertai pengawasan untuk memastikan proses pengisian BBM berjalan sesuai ketentuan.
“Pastilah, pengawasan tetap ada,” tandasnya.
Sebelumnya, layanan SPBU self-service telah diperkenalkan Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan di SPBU Jalan Tol Balikpapan–Samarinda (Balsam) Kilometer 36A pada 2022. Layanan tersebut mengusung konsep pembayaran nontunai (cashless payment) sebagai bagian dari inovasi pelayanan pengisian BBM.
Dengan rencana uji coba di SPBU KM5 Berau, penerapan sistem serupa kini diarahkan untuk menjangkau konsumen di kawasan perkotaan.
Editor: Erwin
Uji coba tersebut direncanakan pada akhir bulan Oktober ini. Langkah ini menjadi lanjutan Pertamina dalam mengembangkan pola pelayanan SPBU yang sebelumnya telah menguji coba pelayanan SPBU 24 jam di tiga SPBU di Kabupaten Berau.
Sales Branch Manager (SBM) Kaltimut III Fuel Pertamina Patra Niaga, Hermawan Bagus, mengatakan, persiapan layanan self-service di SPBU bernomor 64.773.09 tersebut tengah dilakukan, termasuk penambahan perangkat pendukung pengisian BBM secara mandiri.
“Proyeksinya minggu depan,” ujarnya kepada Korankaltim.com, Kamis (15/10/2026).
Berbeda dengan pelayanan konvensional yang mengandalkan petugas untuk mengoperasikan pengisian BBM, konsep self-service memungkinkan konsumen melakukan pengisian secara mandiri menggunakan perangkat yang disediakan di SPBU.
Namun, penerapan sistem tersebut juga membutuhkan pengawasan agar proses pengisian berjalan sesuai ketentuan. Pertamina berencana menambah perangkat pendukung pemantauan untuk menunjang operasional layanan baru tersebut.
Hermawan menegaskan, pengawasan tetap menjadi bagian penting dalam penerapan sistem pelayanan mandiri. Sebab, kemudahan pengisian harus tetap diimbangi dengan kontrol terhadap aktivitas pengisian BBM di lapangan.
Rencana ini menjadi perhatian di tengah upaya Pertamina meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam mengurai antrian pengisian BBM.
Meski menawarkan alternatif pelayanan, efektivitas sistem self-service nantinya akan bergantung pada kesiapan perangkat, kemudahan penggunaan, serta mekanisme pengawasan.
Untuk itu, penerapan layanan self-service tetap akan disertai pengawasan untuk memastikan proses pengisian BBM berjalan sesuai ketentuan.
“Pastilah, pengawasan tetap ada,” tandasnya.
Sebelumnya, layanan SPBU self-service telah diperkenalkan Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan di SPBU Jalan Tol Balikpapan–Samarinda (Balsam) Kilometer 36A pada 2022. Layanan tersebut mengusung konsep pembayaran nontunai (cashless payment) sebagai bagian dari inovasi pelayanan pengisian BBM.
Dengan rencana uji coba di SPBU KM5 Berau, penerapan sistem serupa kini diarahkan untuk menjangkau konsumen di kawasan perkotaan.