Untuk diketahui masa kepemimpinan Isran Noor-Hadi Mulyadi akan berakhir pada awal Oktober mendatang, menjelang masa itu target untuk peningkatan infrastruktur jalan provinsi dapat mencapai 82 persen.
Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kaltim Sutomo Jabir menjelaskan, jalan milik provinsi saat ini terdata sepanjang 850 kilometer, sementara itu dari total keseluruhan yang masih kurang mendapatkan perhatian khususnya di kawasan Kaltim bagian utara atau Bontang, Kutai Timur dan Berau.
"Kalau untuk jalan provinsi yang masih kurang mendapatkan perhatian ya bagian utara, kita sampai saat ini juga mendorong agar pemprov bisa mencapai jalan mantap itu 80 an persen," ucap Sutomo Rabu (12/7/2023).
Menurut politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini target tersebut dapat dicapai oleh Pemprov Kaltim, sebab dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kaltim 2023 terdapat alokasi anggaran untuk penanganan jalan dan jembatan sebesar Rp500 miliar.
"Anggaran itu didorong penyelesaiannya di September mendatang," sebut Sutomo lagi.
Khusus pada wilayah utara yang dimaksudnya, jalan milik provinsi sebesar 40 persennya, sementara berbicara kondisi belum sepenuhnya dapat dikatakan baik, maka dari itu ia mengharapkan anggaran yang tersedia juga dapat dialokasikan pada wilayah tersebut. "Kondisinya baru 50 persen yang baik," paparnya.
Target 82 persen itu dapat tercapai, kendati demikian melihat kemampuan anggaran yang ada, baginya target tersebut seharusnya bisa lenih dari 82 persen, hal itu ia sampaikan berkaca dengan kemampuan anggaran yang tersedia. "Harusnya Pemprov Kaltim ini bisa menargetkan 90 persen, karena anggaran kita cukup besar," tutupnya. (Adv)
Editor: Aspian Nur