Rusman menerangkan perayaan Iduladha sebenarnya diharapkan mampu membangun kualitas keimanan, khususnya sebagai umat Islam yang dengan semangat kurban itu bisa menginspirasi dan menjiwai nilai-nilai spiritual keagamaan khususnya hubungan hamba dengan tuhan-nya. "Esensi dari kurban itu kepatuhan dan ketaatan dalam melaksanakan perintah Allah SWT," ungkap Rusman, Jumat (30/6/2023).
Kemudian pada aspek kemanusiaan, dikatakan Rusman bahwa Islam sebagai agama Rahmatan Lil Alamin esensinya menjunjung tinggi harkat martabat kemanusiaan. Karenanya di Iduladha mendorong setiap insan manusia untuk berkomitmen berbagi rasa, berbagi kebahagiaan. "Harus berbagi kepada sesama umat manusia, berbagi kelebihan, kesejahteraan yang kita dapatkan, tidak boleh kita rasakan sendiri," katanya.
Baginya dari perayaan ini terdapat nilai-nilai yang patut untuk diteladani yakni seperti semangat untuk berbagi kasih kepada kaum yang lemah. Sehingga di situlah esensi harkat kemanusiaan selain menjunjung tinggi, menempatkan nilai kemanusiaan pada tingkat sesungguhnya.
"Makna substantif bagi pelaksanaan ibadah kurban, esensinya Habluminallah tingkat ketauhidan tertinggi, dituntut bentuk loyalitas mutlak terhadap pencipta. Dan Habluminannas untuk menempatkan nilai kemanusiaan pada tingkatnya," terangnya. (adv)
Editor: Maruly Zainuddin