Dirinya mengharapkan Pemerintah Provinsi Kaltim dapat menyediakan regulasi tentang penyediaan pupuk subsidi.
Langkah yang sangat dimungkinkan untuk dilakukan pendistribusian pupuk kepada para petani di Kaltim demi meningkatkan produktifitas produksi pertanian.
"Pendistribusian pupuk bersubsidi hal yang paling memungkinkan kita lakukan dalam upaya peningkatan produktifitas, pupuk subsidi karena sangat sulit didapatkan oleh petani, coba pemerintah mulai memikirkan hal itu," kata Samsun Minggu (5/3/2023).
Pemprov Kaltim dinilai sangat mampu dari segi kekuatan anggaran, apabila pemerintah pusat tidak menurunkan program pupuk bersubsidi, Pemprov Kaltim dengan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) sebesar Rp17,2 triliun bisa merealisasikan program penyaluran pupuk bersubsidi.
"Kalau Pemerintah Pusat tidak bisa memberikan program pupuk bersubsidi pemprov mampu kok memberikan pupuk subsidi, anggaran kita besar kok, kenapa tidak bisa?" Jelasnya.
Terlebih mengenai penyaluran distribusi yang tepat sasaran juga mesti dijamin oleh Pemprov Kaltim agar tidak terjadi penyimpangan dalam pelaksanaannya guna mendukung peningkatan produktifitas pertanian.
"Itu yang paling tepat jika kita mau konsen dalam upaya peningkatan itu," tutup Samsun. (Adv)
Editor: Aspian Nur