Untuk diketahui tidak lama lagi APBD 2023 akan segera disahkan, tak heran jika politisi asal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) itu turut mendorong maksimalkan serapan yang ada.
"Besaran yang ada itu padahal tidak terlalu besar dari total APBD sekitar Rp 13 triliun, jangan sampai sudah kecil tapi tidak terserap," ucap Veridiana, Minggu (13/11/2022).
Ia menegaskan setidaknya supaya hal serupa tidak terulang kembali pada mata anggaran 2023 mendatang, Pemprov Kaltim dapat segera memanfaatkan pos anggaran yang tersedia pada awal tahun, sehingga perencanaan yang telah disusun dapat menjadi sumber serapan anggaran.
Menurutnya masih banyak pekerjaan-pekerjaan infrastruktur yang bisa dikejar oleh Pemprov Kaltim, seperti diantaranya akses jalan penghubung antar kabupaten atau kota satu dengan yang lainnya dibawah status jalan provinsi, bangunan gedung yang belum rampung 100 persen hingga fasilitas-fasilitas umum.
"Seperti jalan, kemarin saya sempat terjun ke dapil (daerah pemilihan) saya, sangking masih parahnya akses jalan darat yang saya lalui itu durasi waktunya 12 jam padahal jaraknya kurang lebih seperti dari Samarinda ke Balikpapan saja, bagi kami segala infrastruktur tentunya prioritas," tandasnya. (Adv)
Penulis: Claudius Vico
Editor: Rusdi