"Ini kalau saya secara pribadi menilai bahwa guru itu adalah komponen penting yang menentukan kualitas sumber daya manusia. Jadi tolonglah siapa pun yang terkait soal pemberian insentif guru ini bisa dimaksimalkan secara betul-betul,” ucapnya, Jumat (21/10/2022).
Meski demikian, bukan berarti ia tak memahami persoalan keterbatasan anggaran yang ada di suatu daerah, namun setidaknya hal itu dapat menjadi tantangan yang harus dipecahkan oleh pemerintah mengenai pembagian anggaran. "Kita pahamilah kemampuan pemerintah kabupaten/kota, tapi tolonglah diprioritaskan kesejahteraan guru, karena mendorong peningkatan SDM salah satunya terdapat pengaruh tenaga pendidik," harapnya.
Persoalan tersebut baginya yang juga merupakan Ketua Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) itu bukan hanya terkhusus pada Samarinda. Ia berharap seluruh kabupaten/kota dapat memperhatikan hal yang sama tentang kesejahteraan tenaga pendidik.
Menyikapi persoalan yang belakangan terjadi di Samarinda ia berharap Pemkot Samarinda dapat membahas bersama untuk menentukan pembagian berkaitan dengan kesejahteraan guru.
"Ayolah kita semua duduk sama-sama, hitung sama-sama biar kita bisa maksimalkan kesejahteraan guru. Ini saya secara pribadi karena kesejahteraan itu menyangkut soal kemanusiaan," tandasnya. (Adv)
Penulis : Claudius Vico
Editor: Maruly Zainuddin