Menurutnya, cukup banyak jalanan-jalanan nasional di Benua Etam yang tak terurus dan dalam kondisi rusak, misalnya saja jalur dari Samarinda menuju Kutai Timur.
Menurutnya, perlu dievaluasi kondisi seperti ini sebab kendati jalanan tersebut tanggung jawab pemerintah pusat, tetapi yang merasakan efeknya masyarakat di daerah.
"Kalau kita mau awasi kan masih banyak yang harus diusulkan, harus pro aktif usulkan perbaikannya," tegas Agiel.
Kutai Timur, Bontang dan Berau merupakan wilayah yang sumbangan penghasilannya tidak sedikit untuk negara, karena itu seharusnya menjadi prioritas untuk pembangunannya sebab kekayaan alamnya telah dikeruk.
"Kepala daerah yang punya hak menyuarakan. Sebenarnya jangankan jalan yang rusak, jalan yang tidak ada saja bisa dibuat seperti jalan tol, apalagi kabupaten kota ini penyumbang besar PDRB ke negara," tutur Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini.
Untuk Agiel yang juga Anggota Komisi I DPRD Kaltim ini, memang sudah sepantasnya Kaltim diberikan perhatian yang prioritas sebab kontribusi kepada negara dari kabupaten kota itu memang sangat besar sehingga sudah seharusnya berimplikasi dengan fasilitas yang layak, salah satunya jalan. (adv)
Penulis : Faishal Ays
Editor: Aspian Nur