Reza Kritisi Kebijakan Menag Soal Volume Toa Masjid
1 menit baca319 kali dibaca

KORANKALTIM.COM, SAMARINDA - Anggota DPRD Kaltim asal Daerah Pemilihan (Dapil) Kutai Kartanegara Akhmed Reza Fachlevi kritisi kebijakan Menteri Agama (Menag) yang membatasi volume suara toa tempat ibadah maksimal 100 desibel (dB). Tak hanya itu, menag juga dinilai membanding-bandingkan suara azan dengan gonggongan anjing.
Reza menyampaikan ungkapan tersebut secara jelas sangat menuai kontroversi. Dan tentu tak elok untuk diucapkan pejabat publik.










