“Kami di Komisi II DPRD Kaltim, terus berupaya memperkuat dukungan untuk program sektor pertanian. Salah satunya mendorong minat generasi muda menjadi petani,” sebut anggota Komisi II DPRD Kaltim Akhmed Reza Fachlevi.
Poltikus Gerindra ini terus mendorong sektor pertanian agar mendapat porsi perhatian lebih. Ini agar ke depan Kaltim tidak hanya bergantung pada sektor batu bara dan migas.
Ia pun berharap Kaltim nantinya tidak hanya dikenal sebagai wilayah penghasil batu bara, tapi juga wilayah penghasil produk pertanian.
Apalagi, kata Reza, Kaltim akan jadi ibu kota negara, sehingga perlu stok pangan yang cukup dan dihasilkan secara swasembada.
Politikus muda yang juga ketua harian Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kaltim ini menyebutkan, para petani terus didorong meningkatkan kemampuan termasuk di bidang teknologi melalui berbagai pelatihan. “Kami juga membantu untuk pengadaan mesin pertanian, serta alat dan sarana produksi yang dibutuhkan,” sambungnya. Sehingga petani bisa lebih mengikuti pengembangan teknologi. (adv/*3)
Editor : Bambang Irawan