Anggota DPRD Kaltim M. Adam tak menampik hal itu wajar diberlakukan mengingat kondisi pandemi covid-19 yang masih dalam kondisi cukup berat.
“Terkait kebijakan ini tentu memiliki resiko tersendiri terutama bagi pedagang maupun masyarakat yang terdampak. Pedagang yang umumnya dapat berjualan setiap harinya terpaksa tidak bisa melaksanakan aktivitas seperti biasanya baik itu pedagang makan, minum dan sejumlah penjualan lainnya,” kata Adam.
Menurut Adam, tentu mereka sangat terdampak, namun dirinya yakin pemerintah Kota Balikpapan maupun pemerintah Provinsi Kalimantan Timur telah memiliki langkah-langkah mengantisipasi hal-hal yang tak diinginkan.
Lebih lanjut, masih terkait dampak penerapan PPKM, politikus asal Dapil Kota Balikpapan ini juga menambahkan hal yang menjadi perhatian adalah apabila penerapan PPKM masih terus diperpanjang lagi. “Saran saya pemerintah harus tetap mengantisipasi dan terus mengevaluasi hal-hal apa saja yang mungkin berdampak dan perlu diantisipasi. Bagaimana dengan kegiatan jaring sosial, apa-apa saja dan seperti apa mekanismenya harus dipersiapkan sebaik-baiknya,” harap Adam. (adv/*3)
Editor : Bambang Irawan