Kendati demikian, keberadaannya masih perlu perhatian pemerintah agar kedepan mampu bertahan ditengah banyaknya tempat hiburan modern yang menarik banyak minat khususnya kalangan anak muda.
Hal tersebut disampaikan Anggota DPRD Kaltim Mimi Meriami Br Pane saat serap aspirasi masyarakat di Kelurahan Sumber Rejo, Balikpapan Tengah, beberapa waktu lalu. Ia mengatakan warga meminta agar sarana prasarana penunjang Kampung Kangkung.
Ia mencontohkan warga meminta fasilitas umum ditempat yang tergolong agrowisata tersebut lebih ditingkatkan. Seperti pemasangan air bersih dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) dengan tujuan memberikan kenyamanan bagi pengunjung.
Pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah yang berada di kawasan tersebut juga meminta bantuan sejumlah perlengkapan penunjang yang diharapkan dapat menunjang dan memaksimalkan produktifitas mereka.
“Kami akan sampaikan kepada pemerintah untuk mendapatkan perhatian, karena bagaimanapun Kampung Kangkung ini pertama di Kaltim dan diharapkan bisa terus berkembang dan menjadi contoh bagi daerah lain,” kata Mimi.
Pengembangan agrowisata lanjut dia bisa dilakukan dimasing-masing daerah dengan prinsip kapabilitas, tipologi, dan fungsi ekologis masing-masing lahan. “Tiap daerah memiliki struktur tanah dan tumbuhan apa yang paling ideal. Tinggal bagaimana dimaksimalkan dengan membuat program yang terencana dengan melibatkan pihak-pihak yang terkait,” sebutnya.
Selain mempertahankan kelestarian lingkungan yang berkelanjutan, keberadaan agrowisata juga memiliki nilai positif khususnya bagi petani dan masyarakat sekitar dalam meningkatkan taraf hidupnya sekaligus menjadi tempat edukasi bagi pelajar dan mahasiswa.
Adapun aspirasi lainnya dari warga Kelurahan Sumber Rejo salah satunya di RT 40 dan RT 41 meminta perbaikan infrastruktur jalan lingkungan di kawasan pemukiman agar masuk dalam program prioritas pemerintah. Pasalnya, jalan merupakan bagian dari fasilitas dasar yang bersentuhan langsung dengan kehidupan sehari-hari masyarakat. (adv/*2)
Editor: Aspian Nur