Buruh Harian Keluhkan Bantuan Pra Kerja Tak Tepat Sasaran
1 menit baca233 kali dibaca

KORANKALTIM.COM, SAMARINDA - Sampai saat in imasih banyak buruh harian yang mengeluhkan sulitnya memenuhi keperluan sehari-hari sekaligus bantuan alat perlindungan diri saat Covid-19. Imbas dari apa yang terjadi saat ini para pekerja harus kehilangan mata pencarian baik karena usahanya tutup maupun disebabkan PHK. “Warga mengeluhkan bantuan pemerintah pusat melalui pra kerja masih belum tepat sasaran karena tidak sedikit yang dapat mereka yang sudah bekerja, sedangkan warga yang kena PHK khususnya buruh harian justru tidak dapat,” ujar Anggota DPRD Kaltim Amiruddin.
Kebijakan work from home (WFH) tidak memberikan pengaruh besar bagi pekerja bulanan, sedangkan bagi buruh harian kebijakan tersebut justru menghilangkan mata pencarian mereka. Satu sisi mereka harus menaati aturan namun disisi lain mereka kesulitan memenuhi kebutuhan keluarga. “Buruh kasar pelabuhan misalnya, mereka tidak bisa melakukan pekerjaan dari rumah. Turun kerja tiap hari saja pendapatan mereka jauh menurun karena pandemi covid-19 apalagi harus di rumah saja artinya tidak bisa mencari nafkah,” sebut Amiruddin lagi.










