Perusahaan Tolak TBS Petani, Pemprov Harus Turun Tangan
1 menit baca700 kali dibaca

KORANKALTIM.COM, SAMARINDA – Sampai saat ini, petani sawit di Kalimantan Timur masih menghadapi masalah terkait dengan hasil panen mereka yaitu tandan buah segar (TBS) yang ditolak perusahaan sawit..
Hal ini mendapat perhatian dari Ketua Komisi II DPRD Kaltim Edy Kurniawan yang meminta Pemerintah Provinsi Kalimantan TImur untuk segera turun tangan. Edy mendapat informasi dari petani sawit terkait penolakan tersebut. “Perusahaan memberikan sejumlah alasan kurang bijak seperti TBS yang kurang layak, turunnya harga minyak sawit mentah dipasar internasional dalam kurun waktu beberapa bulan terakhir, hingga kewajiban bergabung dalam kelompok tani yang menjadi mitra dengan perusahaan,” papar Edy.










