"Seperti misalnya tempat wisata hiburan, wisata sejarah, wisata alam, wisata bahari dapat dikategorikan untuk memudahkan wisatawan yang ingin berkunjung. Selain itu data dan informasi pendukung juga dapat dicantumkan seperti jarak, akomodasi, budaya maupun khas daerah wilayah itu untuk menarik perhatian," ungkap Syarifah Fatimah.
Dicontohkannya seperti situs bersejarah Meriam Jepang sebagai peninggalan Perang Dunia II. Situs ini terletak di kawasan Gunung Meriam, Kampung Baru Ilir (Sidodadi), Balikpapan. Lokasinya berada di bukit, jaraknya 8 kilometer dari pusat kota Balikpapan.
Meriam Jepang merupakan peninggalan Kaigun, Angkatan Laut Jepang pada masa PD II yang dilindungi oleh Undang-Undang. Meriam Jepang ini dulunya digunakan sebagai senjata pertahanan Jepang terhadap pasukan sekutu dalam merebutkan sumur minyak yang berada di Balikpapan.
"Banyak hal yang dapat di eksplor dari tempat ini, bukan hanya sejarahnya namun dapat melihat pemandangan Kota Balikpapan, kilang minyak dan Teluk Balikpapan. Sayangnya minat wisatawan untuk datang masih belum optimal, sehingga perlu ada upaya lebih maksimal untuk mengoptimalkan wisata sejarah di Balikpapan ini," jelas Syarifah. (adv/*3)