Jumat, 31/07/2026

Data Belum Akurat, DPRD Soroti Capaian UHC 2026 di Nunukan dan Tarakan

Jumat, 31/07/2026

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kaltara, Syamsuddin Arfah, saat memimpin rapat koordinasi tentang keberlanjutan program JKN. (Foto: Istimewa)

Share
Join Grup Telegram Koran Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/+SsC4jer3I5syZWU1 atau klik tombol dibawah ini.

Grup Telegram Koran Kaltim

kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dahulu di ponsel.

Berita Terkait

Data Belum Akurat, DPRD Soroti Capaian UHC 2026 di Nunukan dan Tarakan

Jumat, 31/07/2026

logo

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kaltara, Syamsuddin Arfah, saat memimpin rapat koordinasi tentang keberlanjutan program JKN. (Foto: Istimewa)

KORANKALTIM.COM, TARAKAN – Kabupaten Nunukan dan Kota Tarakan menjadi perhatian dalam upaya pencapaian target Universal Health Coverage (UHC) Tahun 2026 di Kalimantan Utara (Kaltara). Kedua daerah tersebut dinilai masih memerlukan langkah percepatan agar cakupan kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dapat terus meningkat.

Hal itu mengemuka dalam rapat koordinasi Komisi IV DPRD Kaltara bersama Pemerintah Provinsi Kaltara, BPJS Kesehatan, serta pemerintah kabupaten dan kota yang membahas keberlanjutan Program JKN.

Dalam rapat tersebut, pemerintah daerah diminta segera melakukan verifikasi dan validasi data peserta JKN. Langkah itu dinilai penting agar data kepesertaan lebih akurat sekaligus mendukung pencapaian target UHC pada 2026.

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kaltara, Syamsuddin Arfah, mengatakan pembaruan data harus menjadi perhatian seluruh pemerintah daerah karena menjadi dasar dalam penyusunan kebijakan di sektor kesehatan.

“Kalau data peserta sudah valid, pemerintah akan lebih mudah menentukan langkah yang tepat. Jangan sampai ada masyarakat yang berhak justru belum terakomodasi dalam program JKN,” katanya, pekan ini.

Menurut Syamsuddin, koordinasi antara pemerintah daerah dan BPJS Kesehatan juga perlu terus diperkuat agar proses pembaruan data berjalan lebih cepat dan berkelanjutan.

“Jadi bukan sekadar mengejar target UHC, tetapi memastikan masyarakat benar-benar mendapatkan perlindungan jaminan kesehatan. Karena itu, kami berharap semua daerah bergerak bersama menyelesaikan persoalan data kepesertaan,” ujarnya. (Adv)

Editor: Erwin

Data Belum Akurat, DPRD Soroti Capaian UHC 2026 di Nunukan dan Tarakan

Jumat, 31/07/2026

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kaltara, Syamsuddin Arfah, saat memimpin rapat koordinasi tentang keberlanjutan program JKN. (Foto: Istimewa)

Share

Berita Terkait