Selasa, 21/07/2026
Selasa, 21/07/2026
Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kaltara, Yancong. (istimewa)
Selasa, 21/07/2026

Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kaltara, Yancong. (istimewa)
KORANKALTIM.COM, TANJUNG SELOR – Fraksi Gerindra DPRD Kalimantan Utara (Kaltara) menegaskan penurunan angka kemiskinan dan pengangguran harus menjadi ukuran utama keberhasilan pembangunan daerah, bukan sekadar capaian administrasi maupun realisasi anggaran.
Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kaltara, Yancong, mengatakan program pengentasan kemiskinan tidak cukup hanya mengandalkan bantuan sosial. Pemerintah juga perlu memperkuat pemberdayaan ekonomi agar masyarakat memiliki kemampuan meningkatkan taraf hidup secara mandiri.
“Upaya pengentasan kemiskinan harus dibarengi peningkatan produktivitas masyarakat melalui pelatihan keterampilan, akses pembiayaan usaha, pengembangan koperasi dan UMKM, serta penciptaan lapangan kerja yang berkelanjutan,” kata Yancong, pekan ini.
Selain itu, Fraksi Gerindra juga meminta pemerintah memberi perhatian serius terhadap penurunan tingkat pengangguran melalui penguatan kolaborasi dengan berbagai pihak.
Menurut Yancong, sinergi antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten dan kota, dunia usaha, serta perguruan tinggi menjadi faktor penting dalam menciptakan kesempatan kerja yang lebih luas.
Ia menilai pembangunan ekonomi harus mampu membuka peluang kerja yang berkelanjutan sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Jadi pembangunan ekonomi tidak boleh hanya menghasilkan pertumbuhan, tetapi harus mampu sekaligus menekan angka kemiskinan dan pengangguran. Semua harus berbanding lurus,” tegasnya. (adv)
Selasa, 21/07/2026
Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kaltara, Yancong. (istimewa)
TERPOPULER