
Kamis, 30/07/2026
Kamis, 30/07/2026
Anggota DPRD Bontang, Muhammad Sahib. (Foto: Rahmadani/Korankaltim.com)

Kamis, 30/07/2026

Anggota DPRD Bontang, Muhammad Sahib. (Foto: Rahmadani/Korankaltim.com)
Penulis: Rahmadani
KORANKALTIM.COM, BONTANG - Salah satu pegawai honorer Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bontang ditangkap polisi usai diduga mengedarkan narkotika jenis sabu.
Kejadian ini pun mendapatkan sorotan dari Anggota DPRD Bontang, Muhammad Sahib. Ia mengatakan bahwa kejadian ini harus menjadi evaluasi bagi dinas terkait.
“Kejadian ini sangat mencoreng citra instansi pemerintah daerah. Sangat disayangkan seorang pegawai honorer yang seharusnya memberikan teladan justru terjerat dalam jaringan peredaran gelap narkotika,” ujarnya, Kamis (30/7/2026)
Ia menjelaskan, kejadian penangkapan oknum pegawai instansi pemerintah ini menunjukkan perlunya ada langkah tegas dan konkret.
Ia menilai, lingkungan pemerintahan kota harus menjadi tempat yang aman dan terbebas dari segala bentuk aktivitas peredaran barang haram tersebut.
Menurutnya, sebagai bentuk tindak lanjut pencegahan, maka perlu dilakukan tes urine secara serentak bagi seluruh pegawai DLH. Tindakan ini dilakukan untuk mengetahui apakah masih terdapat oknum karyawan lainnya yang menggunakan narkotika.
“Dengan tes urine kita dapat mengetahui status seluruh karyawan bersih atau tidak dari barang-barang haram itu,” ungkapnya.
Jika dalam pelaksanaan tes urine nanti ditemukan pegawai yang terbukti positif menggunakan narkoba, maka sanksi tegas harus dijatuhkan.
Dia berharap, kejadian ini bisa ditindak tegas oleh aparat penegak hukum. DLH Bontang juga wajib melakukan evaluasi internal agar kejadian serupa tidak terjadi lagi. (Adv)
Editor: Erwin

Kamis, 30/07/2026
Anggota DPRD Bontang, Muhammad Sahib. (Foto: Rahmadani/Korankaltim.com)
TERPOPULER