
Senin, 20/07/2026
Senin, 20/07/2026
Anggota DPRD Kota Bontang, Arfian Arsyad (Dok. Setwan)

Senin, 20/07/2026

Anggota DPRD Kota Bontang, Arfian Arsyad (Dok. Setwan)
Penulis: Rahmadani
KORANKALTIM.COM, BONTANG – Anggota DPRD Kota Bontang, Arfian Arsyad menyoroti maraknya peredaran narkoba. Padahal, pemerintah daerah telah gencar mensosialisasikan bahayanya obat-obatan terlarang.
Dia mendorong, perlu adanya langkah konkret dan kolaborasi yang lebih kuat di lapangan agar upaya pencegahan ini dapat membuahkan hasil yang lebih baik.
“Sinergi lintas sektor antara pemerintah, instansi terkait seperti BNN dan aparat penegak hukum perlu dipererat,” katanya, Senin (20/7/2026)
Ia menjelaskan, tingginya angka peredaran obat-obatan terlarang yang masih ditemukan menjadi alarm keras bagi semua pihak. Hal ini membuktikan bahwa modus operasi para pelaku terus berkembang seiring berjalannya waktu.
Ia juga menyampaikan, jajaran pemerintahan hingga ke tingkat RT perlu meningkatkan koordinasi guna menyamakan persepsi dan strategi dalam memutus rantai peredaran tersebut.
Menurutnya, sosialisasi anti narkoba kini tidak perlu lagi bersifat seremonial semata. Melainkan menggunakan pendekatan edukasi dengan interaktif dan menyasar langsung pada titik-titik rawan peredaran.
“Pengawasan di jalur-jalur yang kerap menjadi jalur masuk melalui darat maupun pelabuhan wajib diawasi dengan ketat,” jelasnya.
Arfian menegaskan, celah-celah perbatasan yang sering kali dimanfaatkan oleh oknum untuk menyundulkan barang haram tersebut perlu dilakukan pengawasan serta pembatasan.
Dia berharap, peredaran narkotika di kota taman bisa ditekan. Sebab, barang haram ini sangan berdampak negatif pada masa depan penerus bangsa. (adv)
Editor: Erwin

Senin, 20/07/2026
Anggota DPRD Kota Bontang, Arfian Arsyad (Dok. Setwan)
TERPOPULER