Kegiatan ini menjadi salah satu upaya memperkuat komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan ramah bagi anak. Kegiatan tersebut dihadiri oleh perwakilan PKK desa dan kecamatan, Forum Anak serta Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Kombeng.
Kehadiran berbagai unsur tersebut diharapkan mampu memperkuat koordinasi lintas sektor dalam mendukung pemenuhan hak anak dan meningkatkan perlindungan terhadap anak di lingkungan keluarga maupun masyarakat.
Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Kombeng, Kamari, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan pembinaan dan evaluasi tersebut. Menurutnya, kegiatan ini menjadi ruang penting untuk meningkatkan pemahaman serta kepedulian seluruh pihak terhadap pentingnya mewujudkan wilayah yang layak bagi anak.
"Kami berharap koordinasi serta kepedulian seluruh pihak terhadap pemenuhan hak dan perlindungan anak semakin meningkat," ujarnya.
Koordinasi antara pemerintah kecamatan, pemerintah desa, organisasi masyarakat.dan unsur terkait lainnya dapat semakin ditingkatkan. Menurutnya, upaya mewujudkan Kecamatan Layak Anak tidak dapat dilakukan hanya oleh pemerintah.
"Sehingga diperlukan keterlibatan aktif berbagai unsur sebagai wadah bagi anak untuk menyampaikan pandangan dan aspirasi mereka," ujarnya.
Kegiatan tersebut juga diisi dengan diskusi dan sesi tanya jawab yang memberikan kesempatan kepada peserta. Termasuk perwakilan forum anak untuk menyampaikan masukan, aspirasi serta berbagai persoalan yang perlu mendapat perhatian bersama.
Forum diskusi ini menjadi bagian penting dalam mengidentifikasi hal-hal yang perlu diperbaiki sekaligus memperkuat langkah konkret untuk menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak.
"Aspirasi anak diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan program dan kebijakan yang berkaitan dengan kepentingan mereka," ujarnya.
Selain itu, pembinaan dan evaluasi diharapkan mampu mendorong setiap desa untuk terus meningkatkan peran dalam memenuhi hak anak, memberikan perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi serta memastikan anak memperoleh kesempatan untuk tumbuh dan berkembang secara optimal.
Pihaknya meminta semua pihak dapat terus bekerja sama dan memiliki kepedulian yang sama, sehingga pemenuhan hak serta perlindungan anak benar-benar menjadi perhatian bersama.
"Kami berharap sinergi lintas sektoral mampu mewujudkan lingkungan yang aman, nyaman, inklusif dan ramah bagi seluruh anak," tutupnya. (Adv)
Editor: Erwin
Kegiatan ini menjadi salah satu upaya memperkuat komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan ramah bagi anak. Kegiatan tersebut dihadiri oleh perwakilan PKK desa dan kecamatan, Forum Anak serta Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Kombeng.
Kehadiran berbagai unsur tersebut diharapkan mampu memperkuat koordinasi lintas sektor dalam mendukung pemenuhan hak anak dan meningkatkan perlindungan terhadap anak di lingkungan keluarga maupun masyarakat.
Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Kombeng, Kamari, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan pembinaan dan evaluasi tersebut. Menurutnya, kegiatan ini menjadi ruang penting untuk meningkatkan pemahaman serta kepedulian seluruh pihak terhadap pentingnya mewujudkan wilayah yang layak bagi anak.
"Kami berharap koordinasi serta kepedulian seluruh pihak terhadap pemenuhan hak dan perlindungan anak semakin meningkat," ujarnya.
Koordinasi antara pemerintah kecamatan, pemerintah desa, organisasi masyarakat.dan unsur terkait lainnya dapat semakin ditingkatkan. Menurutnya, upaya mewujudkan Kecamatan Layak Anak tidak dapat dilakukan hanya oleh pemerintah.
"Sehingga diperlukan keterlibatan aktif berbagai unsur sebagai wadah bagi anak untuk menyampaikan pandangan dan aspirasi mereka," ujarnya.
Kegiatan tersebut juga diisi dengan diskusi dan sesi tanya jawab yang memberikan kesempatan kepada peserta. Termasuk perwakilan forum anak untuk menyampaikan masukan, aspirasi serta berbagai persoalan yang perlu mendapat perhatian bersama.
Forum diskusi ini menjadi bagian penting dalam mengidentifikasi hal-hal yang perlu diperbaiki sekaligus memperkuat langkah konkret untuk menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak.
"Aspirasi anak diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan program dan kebijakan yang berkaitan dengan kepentingan mereka," ujarnya.
Selain itu, pembinaan dan evaluasi diharapkan mampu mendorong setiap desa untuk terus meningkatkan peran dalam memenuhi hak anak, memberikan perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi serta memastikan anak memperoleh kesempatan untuk tumbuh dan berkembang secara optimal.
Pihaknya meminta semua pihak dapat terus bekerja sama dan memiliki kepedulian yang sama, sehingga pemenuhan hak serta perlindungan anak benar-benar menjadi perhatian bersama.
"Kami berharap sinergi lintas sektoral mampu mewujudkan lingkungan yang aman, nyaman, inklusif dan ramah bagi seluruh anak," tutupnya. (Adv)