Penulis: Zulhamri
KORANKALTIM.COM, SANGATTA- Pemerintah Kecamatan (Pemcam) Kombeng turut membawa beragam produk olahan rumahan, kerajinan tangan, hingga beras hasil pertanian saat pelaksanaan Pekan Raya Kutim Expo (PRKE) 2026.
1 menit baca2 kali dibaca

Penulis: Zulhamri
KORANKALTIM.COM, SANGATTA- Pemerintah Kecamatan (Pemcam) Kombeng turut membawa beragam produk olahan rumahan, kerajinan tangan, hingga beras hasil pertanian saat pelaksanaan Pekan Raya Kutim Expo (PRKE) 2026.
Camat Kongbeng Petrus Ivung menyampaikan, keikutsertaan dalam pameran merupakan langkah strategis untuk memperkenalkan hasil usaha warga kepada khalayak yang lebih luas. Melalui kelompok Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) mampu menghimpun produk unggulan dari tujuh Desa.
"Kami ingin memperkenalkan produk unggulan masyarakat agar semakin dikenal luas. Kami juga berharap masukan dari pengunjung dapat menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas produk,” ujar.
Sektor pertanian juga menjadi sorotan melalui pameran beras hasil sawah di kawasan Abadi Jaya. Di tengah tantangan musim kemarau dan berkurangnya ketersediaan air, para petani tetap menjaga produktivitas lahan dengan menerapkan pola tanam hingga dua kali dalam setahun. "Tidak hanya produk barang dan hasil tani, kami juga memamerkan potensi sektor pariwisata yang menjanjikan," ujarnya.
Disebutkan, ada dua destinasi wisata yang diunggulkan yakni, Seleq Segum dan Banyu Langit merupakan destinasi wisata buatan di kawasan permukiman Desa Sukamaju. Pengembangan potensi lokal ini turut mendapat perhatian Pemkab Kutim terutama terkait kebutuhan infrastruktur pendukung seperti drainase dan sektor pariwisata. "Agar ekonomi masyarakat semakin luas dan berkembang optimal," pungkasnya. (adv)
Camat Kongbeng Petrus Ivung menyampaikan, keikutsertaan dalam pameran merupakan langkah strategis untuk memperkenalkan hasil usaha warga kepada khalayak yang lebih luas. Melalui kelompok Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) mampu menghimpun produk unggulan dari tujuh Desa.
"Kami ingin memperkenalkan produk unggulan masyarakat agar semakin dikenal luas. Kami juga berharap masukan dari pengunjung dapat menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas produk,” ujar.
Sektor pertanian juga menjadi sorotan melalui pameran beras hasil sawah di kawasan Abadi Jaya. Di tengah tantangan musim kemarau dan berkurangnya ketersediaan air, para petani tetap menjaga produktivitas lahan dengan menerapkan pola tanam hingga dua kali dalam setahun. "Tidak hanya produk barang dan hasil tani, kami juga memamerkan potensi sektor pariwisata yang menjanjikan," ujarnya.
Disebutkan, ada dua destinasi wisata yang diunggulkan yakni, Seleq Segum dan Banyu Langit merupakan destinasi wisata buatan di kawasan permukiman Desa Sukamaju. Pengembangan potensi lokal ini turut mendapat perhatian Pemkab Kutim terutama terkait kebutuhan infrastruktur pendukung seperti drainase dan sektor pariwisata. "Agar ekonomi masyarakat semakin luas dan berkembang optimal," pungkasnya. (adv)









Pusat gempa berada di darat 26 km Timur Laut Kab. Gayo Lues
19 Okt 2026, 20:46:11 WIB • Kedalaman 5 km
Gempa ini dirasakan untuk diteruskan pada masyarakat
Sumber: BMKG