Program ini menjadi kesempatan bagi pemuda untuk mengembangkan kapasitas diri sekaligus berkontribusi langsung dalam mendorong perubahan positif di tengah masyarakat.
Kepala Dispar Kutim, Mahriadi mengajak para pemuda, khususnya yang memiliki semangat pengabdian dan kepedulian terhadap lingkungan sosial, agar tidak melewatkan kesempatan tersebut. Melalui program ini, peserta diharapkan dapat memperluas wawasan, membangun jejaring, serta mengenali potensi yang dimiliki desa dan masyarakat. Generasi muda harus berani mengambil peran dan menghadirkan perubahan nyata.
"Ini kesempatan bagi mereka untuk belajar, mengembangkan kemampuan sekaligus memberikan kontribusi positif bagi masyarakat,” ujar Mahriadi.
Menurutnya, keterlibatan pemuda dalam kegiatan sosial dan pengembangan masyarakat memiliki arti penting bagi pembangunan daerah. Kreativitas, gagasan serta energi generasi muda dapat menjadi modal untuk menggali potensi lokal dan mendorong kemajuan desa.
Ia menilai, pengalaman bertemu dengan pemuda dari berbagai daerah juga dapat membuka wawasan peserta mengenai beragam persoalan dan potensi di lingkungan masyarakat. Dengan demikian, kegiatan relawan tidak hanya menjadi ruang belajar, tetapi juga wadah membangun kepedulian dan semangat kolaborasi.
"Pemuda bisa saling bertukar gagasan, mengenal potensi daerah dan belajar memahami kebutuhan masyarakat," ujarnya.
Harapannya, pengalaman yang diperoleh dapat menjadi bekal untuk melakukan aksi nyata setelah program berakhir. Program Volunteer Fully Funded Berani Berdampak Batch 2 mengusung semangat "Berani tumbuh, berani melangkah dan berani berdampak". Peserta berkesempatan mengikuti kegiatan yang mendorong pengembangan diri, interaksi lintas daerah, serta keterlibatan dalam upaya pemberdayaan masyarakat.
Semakin banyak pemuda Kutim yang berani mengambil kesempatan untuk terlibat dalam kegiatan positif. Menurutnya, kontribusi terhadap pembangunan tidak selalu harus dimulai dengan langkah besar, tetapi dapat berawal dari kepedulian dan kemauan untuk terjun langsung membantu masyarakat.
"Memulai dari kemauan untuk belajar, peduli terhadap lingkungan sekitar dan berani mengambil langkah,” tegasnya.
Kesempatan ini diharapkan dapat dimanfaatkan generasi muda Kutim untuk memperluas pengalaman, memperkuat kepedulian sosial, serta menjadi bagian dari gerakan pemuda yang berani mengambil peran dalam menciptakan perubahan di masyarakat.
Pendaftaran Volunteer Fully Funded Berani Berdampak Batch 2 diperpanjang hingga 20 Oktober 2026. Calon peserta dapat memperoleh informasi dan melakukan pendaftaran melalui tautan .(adv)
Program ini menjadi kesempatan bagi pemuda untuk mengembangkan kapasitas diri sekaligus berkontribusi langsung dalam mendorong perubahan positif di tengah masyarakat.
Kepala Dispar Kutim, Mahriadi mengajak para pemuda, khususnya yang memiliki semangat pengabdian dan kepedulian terhadap lingkungan sosial, agar tidak melewatkan kesempatan tersebut. Melalui program ini, peserta diharapkan dapat memperluas wawasan, membangun jejaring, serta mengenali potensi yang dimiliki desa dan masyarakat. Generasi muda harus berani mengambil peran dan menghadirkan perubahan nyata.
"Ini kesempatan bagi mereka untuk belajar, mengembangkan kemampuan sekaligus memberikan kontribusi positif bagi masyarakat,” ujar Mahriadi.
Menurutnya, keterlibatan pemuda dalam kegiatan sosial dan pengembangan masyarakat memiliki arti penting bagi pembangunan daerah. Kreativitas, gagasan serta energi generasi muda dapat menjadi modal untuk menggali potensi lokal dan mendorong kemajuan desa.
Ia menilai, pengalaman bertemu dengan pemuda dari berbagai daerah juga dapat membuka wawasan peserta mengenai beragam persoalan dan potensi di lingkungan masyarakat. Dengan demikian, kegiatan relawan tidak hanya menjadi ruang belajar, tetapi juga wadah membangun kepedulian dan semangat kolaborasi.
"Pemuda bisa saling bertukar gagasan, mengenal potensi daerah dan belajar memahami kebutuhan masyarakat," ujarnya.
Harapannya, pengalaman yang diperoleh dapat menjadi bekal untuk melakukan aksi nyata setelah program berakhir. Program Volunteer Fully Funded Berani Berdampak Batch 2 mengusung semangat "Berani tumbuh, berani melangkah dan berani berdampak". Peserta berkesempatan mengikuti kegiatan yang mendorong pengembangan diri, interaksi lintas daerah, serta keterlibatan dalam upaya pemberdayaan masyarakat.
Semakin banyak pemuda Kutim yang berani mengambil kesempatan untuk terlibat dalam kegiatan positif. Menurutnya, kontribusi terhadap pembangunan tidak selalu harus dimulai dengan langkah besar, tetapi dapat berawal dari kepedulian dan kemauan untuk terjun langsung membantu masyarakat.
"Memulai dari kemauan untuk belajar, peduli terhadap lingkungan sekitar dan berani mengambil langkah,” tegasnya.
Kesempatan ini diharapkan dapat dimanfaatkan generasi muda Kutim untuk memperluas pengalaman, memperkuat kepedulian sosial, serta menjadi bagian dari gerakan pemuda yang berani mengambil peran dalam menciptakan perubahan di masyarakat.
Pendaftaran Volunteer Fully Funded Berani Berdampak Batch 2 diperpanjang hingga 20 Oktober 2026. Calon peserta dapat memperoleh informasi dan melakukan pendaftaran melalui tautan .(adv)