Capaian ini menunjukkan besarnya peluang ekonomi yang tercipta melalui kegiatan pameran, terutama bagi pelaku usaha lokal untuk memperkenalkan produk unggulan, memperluas jangkauan pemasaran, serta menarik minat konsumen.
Wakil Bupati Kutim, Mahyunadi mengatakan, Expo harus dimanfaatkan sebagai ruang strategis untuk mendorong pertumbuhan usaha sekaligus mempertemukan pelaku UMKM dengan mitra potensial bukan sekadar pameran dan hiburan.
"Menjadi ruang bagi pelaku usaha untuk berkembang, memperluas pasar dan membangun kemitraan yang memberikan manfaat nyata bagi perekonomian daerah,” ujarnya.
Peluang yang terbuka selama expo perlu ditindaklanjuti agar dampaknya tidak hanya dirasakan selama kegiatan berlangsung. Dukungan berbagai pihak dinilai penting untuk menciptakan ekosistem usaha yang lebih kuat.
Kolaborasi antarpihak perlu terus diperkuat sehingga potensi lokal Kutim dapat dikembangkan menjadi produk bernilai tambah dan memiliki daya saing.
“Produk lokal kita memiliki kesempatan lebih besar untuk berkembang dan menjangkau pasar yang lebih luas,” katanya.
Berbagai produk yang ditampilkan tidak seharusnya berhenti sebagai pajangan selama pameran. Pelaku usaha perlu didorong meningkatkan kualitas produk, memperkuat promosi serta memperluas jaringan distribusi.
"Agar mampu bersaing di pasar yang lebih tinggi. Produk unggulan kita harus terus dikembangkan, bukan hanya ditampilkan saat pameran," harapnya.
Penguatan UMKM dan ekonomi kreatif diharapkan dapat menjadi salah satu penggerak perekonomian masyarakat. Dengan meningkatnya kualitas dan daya saing produk lokal. Pelaku usaha berpeluang memperluas pasar, meningkatkan penjualan serta membuka kesempatan kerja baru.
Sehingga diharapkan dapat berlanjut melalui kerja sama dan pengembangan usaha secara berkelanjutan. Dengan demikian, manfaat kegiatan tidak hanya tercermin dari ramainya pengunjung, tetapi juga dari tumbuhnya usaha lokal dan meningkatnya nilai ekonomi bagi masyarakat.
"Ke depan berbagai produk lokal Kutim harus bisa menembus pasar yang lebih luas hingga masuk pasar ekspor,” tegasnya. (Adv)
Editor: Erwin
Capaian ini menunjukkan besarnya peluang ekonomi yang tercipta melalui kegiatan pameran, terutama bagi pelaku usaha lokal untuk memperkenalkan produk unggulan, memperluas jangkauan pemasaran, serta menarik minat konsumen.
Wakil Bupati Kutim, Mahyunadi mengatakan, Expo harus dimanfaatkan sebagai ruang strategis untuk mendorong pertumbuhan usaha sekaligus mempertemukan pelaku UMKM dengan mitra potensial bukan sekadar pameran dan hiburan.
"Menjadi ruang bagi pelaku usaha untuk berkembang, memperluas pasar dan membangun kemitraan yang memberikan manfaat nyata bagi perekonomian daerah,” ujarnya.
Peluang yang terbuka selama expo perlu ditindaklanjuti agar dampaknya tidak hanya dirasakan selama kegiatan berlangsung. Dukungan berbagai pihak dinilai penting untuk menciptakan ekosistem usaha yang lebih kuat.
Kolaborasi antarpihak perlu terus diperkuat sehingga potensi lokal Kutim dapat dikembangkan menjadi produk bernilai tambah dan memiliki daya saing.
“Produk lokal kita memiliki kesempatan lebih besar untuk berkembang dan menjangkau pasar yang lebih luas,” katanya.
Berbagai produk yang ditampilkan tidak seharusnya berhenti sebagai pajangan selama pameran. Pelaku usaha perlu didorong meningkatkan kualitas produk, memperkuat promosi serta memperluas jaringan distribusi.
"Agar mampu bersaing di pasar yang lebih tinggi. Produk unggulan kita harus terus dikembangkan, bukan hanya ditampilkan saat pameran," harapnya.
Penguatan UMKM dan ekonomi kreatif diharapkan dapat menjadi salah satu penggerak perekonomian masyarakat. Dengan meningkatnya kualitas dan daya saing produk lokal. Pelaku usaha berpeluang memperluas pasar, meningkatkan penjualan serta membuka kesempatan kerja baru.
Sehingga diharapkan dapat berlanjut melalui kerja sama dan pengembangan usaha secara berkelanjutan. Dengan demikian, manfaat kegiatan tidak hanya tercermin dari ramainya pengunjung, tetapi juga dari tumbuhnya usaha lokal dan meningkatnya nilai ekonomi bagi masyarakat.
"Ke depan berbagai produk lokal Kutim harus bisa menembus pasar yang lebih luas hingga masuk pasar ekspor,” tegasnya. (Adv)
Editor: Erwin