Penulis: Zulhamri
KORANKALTIM.COM, SANGATTA -Pengembangan wilayah Kecamatan Kombeng tidak hanya bertumpu pada pembangunan Bandara Udara Uyang Lahai di Jalan Ahmad Yani, Desa Miau Baru.
1 menit baca3 kali dibaca

Penulis: Zulhamri
KORANKALTIM.COM, SANGATTA -Pengembangan wilayah Kecamatan Kombeng tidak hanya bertumpu pada pembangunan Bandara Udara Uyang Lahai di Jalan Ahmad Yani, Desa Miau Baru.
Pemerintah kecamatan setempat juga mendorong pembenahan infrastruktur pendukung, mulai dari akses jalan produksi hingga pengembangan destinasi wisata yang dinilai berpotensi menggerakkan ekonomi masyarakat.
Camat Kombeng Petrus Ivung mengatakan, pembangunan wilayah harus dilakukan secara menyeluruh agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat. Selain konektivitas transportasi udara, ketersediaan lahan pangan dan lahan fungsional serta akses infrastruktur yang memadai menjadi bagian penting dalam mendukung pertumbuhan wilayah.
“Kita juga perlu memperhatikan lahan pangan, lahan fungsional serta akses jalan produksi agar aktivitas masyarakat dan perekonomian bisa berkembang,” ujarnya.
Di sektor pariwisata pihaknya memiliki empat titik wisata yang berpotensi dikembangkan yang berada di Desa Miau Baru dan Desa Sukamaju Kecamatan Kombeng hingga kini masih memerlukan pengembangan lebih lanjut.
Potensi wisata tersebut belum sepenuhnya memberikan manfaat karena pengelolaannya belum berjalan maksimal. Karena itu, diperlukan pembenahan sistem pengelolaan sekaligus dukungan infrastruktur agar destinasi yang ada mampu menarik pengunjung.
“Secara potensi sudah ada. Tinggal bagaimana sistem pengelolaannya kita benahi dan maksimalkan. Ini yang menjadi fokus ke depan,” katanya.
Akses jalan menuju lokasi wisata menjadi salah satu aspek penting yang perlu mendapat perhatian. Infrastruktur yang memadai akan memudahkan masyarakat maupun wisatawan menjangkau destinasi, sekaligus membuka peluang bagi tumbuhnya usaha lokal.
Dengan pengelolaan yang lebih baik dan akses yang semakin mudah, sektor pariwisata diharapkan tidak sekadar menjadi potensi daerah, tetapi juga mampu menciptakan peluang ekonomi baru bagi masyarakat sekitar.
Pembangunan Kecamatan Kombeng tidak hanya berfokus pada satu sektor, tetapi juga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
Pembenahan infrastruktur, pengembangan destinasi wisata, penguatan akses jalan produksi, serta peningkatan koordinasi keamanan dapat berjalan beriringan.Kalau aksesnya baik dan pengelolaannya maksimal, potensi wisata ini bisa dikembangkan lebih.
“Harapannya masyarakat juga dapat merasakan dampak ekonominya,” pungkasnya. (adv)
Pemerintah kecamatan setempat juga mendorong pembenahan infrastruktur pendukung, mulai dari akses jalan produksi hingga pengembangan destinasi wisata yang dinilai berpotensi menggerakkan ekonomi masyarakat.
Camat Kombeng Petrus Ivung mengatakan, pembangunan wilayah harus dilakukan secara menyeluruh agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat. Selain konektivitas transportasi udara, ketersediaan lahan pangan dan lahan fungsional serta akses infrastruktur yang memadai menjadi bagian penting dalam mendukung pertumbuhan wilayah.
“Kita juga perlu memperhatikan lahan pangan, lahan fungsional serta akses jalan produksi agar aktivitas masyarakat dan perekonomian bisa berkembang,” ujarnya.
Di sektor pariwisata pihaknya memiliki empat titik wisata yang berpotensi dikembangkan yang berada di Desa Miau Baru dan Desa Sukamaju Kecamatan Kombeng hingga kini masih memerlukan pengembangan lebih lanjut.

Potensi wisata tersebut belum sepenuhnya memberikan manfaat karena pengelolaannya belum berjalan maksimal. Karena itu, diperlukan pembenahan sistem pengelolaan sekaligus dukungan infrastruktur agar destinasi yang ada mampu menarik pengunjung.
“Secara potensi sudah ada. Tinggal bagaimana sistem pengelolaannya kita benahi dan maksimalkan. Ini yang menjadi fokus ke depan,” katanya.
Akses jalan menuju lokasi wisata menjadi salah satu aspek penting yang perlu mendapat perhatian. Infrastruktur yang memadai akan memudahkan masyarakat maupun wisatawan menjangkau destinasi, sekaligus membuka peluang bagi tumbuhnya usaha lokal.
Dengan pengelolaan yang lebih baik dan akses yang semakin mudah, sektor pariwisata diharapkan tidak sekadar menjadi potensi daerah, tetapi juga mampu menciptakan peluang ekonomi baru bagi masyarakat sekitar.

Pembangunan Kecamatan Kombeng tidak hanya berfokus pada satu sektor, tetapi juga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
Pembenahan infrastruktur, pengembangan destinasi wisata, penguatan akses jalan produksi, serta peningkatan koordinasi keamanan dapat berjalan beriringan.Kalau aksesnya baik dan pengelolaannya maksimal, potensi wisata ini bisa dikembangkan lebih.
“Harapannya masyarakat juga dapat merasakan dampak ekonominya,” pungkasnya. (adv)









Pusat gempa berada di darat 21 km Barat Daya Kota Bogor
16 Okt 2026, 10:21:55 WIB • Kedalaman 9 km
Gempa ini dirasakan untuk diteruskan pada masyarakat
Sumber: BMKG