Pada momen dalam suasana masih merayakan HUT 61 BPD Kaltimtara orang nomor satu Kukar ini menyampaikan harapan agar Bankaltimtara semakin profesional, inovatif, dan mampu meningkatkan kontribusinya bagi daerah.
“Pemkab Kukar memiliki porsi kepemilikan saham yang disebut mencapai 75 persen di Bankaltimtara. Dengan posisi tersebut, perkembangan kinerja perusahaan menjadi salah satu hal yang diperhatikan pemerintah daerah,” kata Aulia.
Ia berharap peningkatan kinerja bank turut memberikan kontribusi dividen yang lebih besar kepada Pemkab Kukar. Meski demikian, Aulia menegaskan bahwa keuntungan finansial bukan satu-satunya ukuran keberhasilan kerja sama pemerintah daerah dengan bank pembangunan daerah tersebut.
“Pemkab Kukar berharap dividen yang diberikan bisa lebih besar. Tetapi bukan itu semata-mata yang terpenting. Bagaimana Bankaltimtara bisa membuat perputaran perekonomian di Kukar semakin maju dan manfaatnya dirasakan seluruh masyarakat,” harapnya.
Menurut Aulia, Bankaltimtara memiliki peran penting dalam mendukung transaksi keuangan pemerintah daerah, pengelolaan kas, serta kebutuhan layanan perbankan bagi ASN. Di luar itu, bank daerah juga diharapkan semakin berkontribusi terhadap kegiatan usaha dan perekonomian masyarakat.
Ia mendorong Bankaltimtara terus meningkatkan kualitas layanan, memperluas fitur digital, serta menjaga kepercayaan nasabah. Langkah tersebut dinilai penting agar perusahaan mampu berkembang sekaligus mempertahankan relevansinya di tengah perubahan kebutuhan masyarakat.
Aulia juga berharap jangkauan pelayanan Bankaltimtara yang telah mencapai wilayah terpencil, termasuk Kecamatan Tabang, dapat terus diikuti dengan pelayanan yang semakin baik.
“Dengan demikian, kehadiran bank daerah tidak hanya memberikan nilai bagi pemegang saham, tetapi juga menjadi bagian dari ekosistem pembangunan yang menopang aktivitas ekonomi masyarakat Kukar,” tegas Aulia. (Adv)
Editor: Aspian Nur
Pada momen dalam suasana masih merayakan HUT 61 BPD Kaltimtara orang nomor satu Kukar ini menyampaikan harapan agar Bankaltimtara semakin profesional, inovatif, dan mampu meningkatkan kontribusinya bagi daerah.
“Pemkab Kukar memiliki porsi kepemilikan saham yang disebut mencapai 75 persen di Bankaltimtara. Dengan posisi tersebut, perkembangan kinerja perusahaan menjadi salah satu hal yang diperhatikan pemerintah daerah,” kata Aulia.
Ia berharap peningkatan kinerja bank turut memberikan kontribusi dividen yang lebih besar kepada Pemkab Kukar. Meski demikian, Aulia menegaskan bahwa keuntungan finansial bukan satu-satunya ukuran keberhasilan kerja sama pemerintah daerah dengan bank pembangunan daerah tersebut.
“Pemkab Kukar berharap dividen yang diberikan bisa lebih besar. Tetapi bukan itu semata-mata yang terpenting. Bagaimana Bankaltimtara bisa membuat perputaran perekonomian di Kukar semakin maju dan manfaatnya dirasakan seluruh masyarakat,” harapnya.
Menurut Aulia, Bankaltimtara memiliki peran penting dalam mendukung transaksi keuangan pemerintah daerah, pengelolaan kas, serta kebutuhan layanan perbankan bagi ASN. Di luar itu, bank daerah juga diharapkan semakin berkontribusi terhadap kegiatan usaha dan perekonomian masyarakat.
Ia mendorong Bankaltimtara terus meningkatkan kualitas layanan, memperluas fitur digital, serta menjaga kepercayaan nasabah. Langkah tersebut dinilai penting agar perusahaan mampu berkembang sekaligus mempertahankan relevansinya di tengah perubahan kebutuhan masyarakat.
Aulia juga berharap jangkauan pelayanan Bankaltimtara yang telah mencapai wilayah terpencil, termasuk Kecamatan Tabang, dapat terus diikuti dengan pelayanan yang semakin baik.
“Dengan demikian, kehadiran bank daerah tidak hanya memberikan nilai bagi pemegang saham, tetapi juga menjadi bagian dari ekosistem pembangunan yang menopang aktivitas ekonomi masyarakat Kukar,” tegas Aulia. (Adv)