Dalam arahannya pada kegiatan safari subuh ke 337 Pemkab Kukar bersama Dewan Masjid Indonesia Kabupaten Kukar berlangsung di Langgar Al-Karim, Jalan Gunung Menyapa, Kelurahan Timbau, Kecamatan Tenggarong, Jumat (16/10/2026), Sekretaris Daerah (Sekda) Kukar Sunggono, menekankan pentingnya menjadikan rumah ibadah sebagai ruang pembinaan yang memberikan manfaat luas bagi kehidupan masyarakat.
Menurutnya, masjid dan langgar tidak hanya berfungsi sebagai tempat menjalankan ibadah, tetapi juga memiliki peran strategis dalam membangun kebersamaan, memperkuat nilai keagamaan, dan menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.
Ia mendorong agar kegiatan pembinaan di rumah ibadah dilaksanakan secara terencana, terarah, dan terorganisasi. Dengan pengelolaan yang baik, kegiatan keagamaan diharapkan dapat berkembang menjadi berbagai aktivitas positif yang menyentuh kebutuhan umat.
“Pembinaan masjid dan langgar perlu dilakukan secara terencana agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat. Selain menjadi tempat ibadah, rumah ibadah juga diharapkan mampu menjadi pusat pembinaan umat dan penguatan kepedulian sosial,” kata Sunggono.
Sekda Kukar juga mengingatkan pentingnya menjaga konsistensi beribadah dan mempererat ukhuwah Islamiyah. Kebersamaan yang terbangun melalui kegiatan keagamaan dinilai menjadi modal sosial untuk menciptakan lingkungan yang harmonis, tenteram, dan penuh kepedulian.
Melalui Safari Subuh, Pemkab Kukar berharap komunikasi antara pemerintah, tokoh agama, pengurus rumah ibadah, dan masyarakat semakin erat. Hubungan tersebut penting untuk menjaga kesinambungan pembinaan keagamaan sekaligus memperkuat partisipasi masyarakat dalam pembangunan.
“Pemkab Kukar berharap semangat kebersamaan yang tumbuh dari rumah ibadah terus terpelihara dan memberikan dampak positif bagi kehidupan masyarakat, baik sekitar rumah ibadah maupun secara luas,” harap Sunggono. (Adv)
Editor: Aspian Nur
Dalam arahannya pada kegiatan safari subuh ke 337 Pemkab Kukar bersama Dewan Masjid Indonesia Kabupaten Kukar berlangsung di Langgar Al-Karim, Jalan Gunung Menyapa, Kelurahan Timbau, Kecamatan Tenggarong, Jumat (16/10/2026), Sekretaris Daerah (Sekda) Kukar Sunggono, menekankan pentingnya menjadikan rumah ibadah sebagai ruang pembinaan yang memberikan manfaat luas bagi kehidupan masyarakat.
Menurutnya, masjid dan langgar tidak hanya berfungsi sebagai tempat menjalankan ibadah, tetapi juga memiliki peran strategis dalam membangun kebersamaan, memperkuat nilai keagamaan, dan menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.
Ia mendorong agar kegiatan pembinaan di rumah ibadah dilaksanakan secara terencana, terarah, dan terorganisasi. Dengan pengelolaan yang baik, kegiatan keagamaan diharapkan dapat berkembang menjadi berbagai aktivitas positif yang menyentuh kebutuhan umat.
“Pembinaan masjid dan langgar perlu dilakukan secara terencana agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat. Selain menjadi tempat ibadah, rumah ibadah juga diharapkan mampu menjadi pusat pembinaan umat dan penguatan kepedulian sosial,” kata Sunggono.
Sekda Kukar juga mengingatkan pentingnya menjaga konsistensi beribadah dan mempererat ukhuwah Islamiyah. Kebersamaan yang terbangun melalui kegiatan keagamaan dinilai menjadi modal sosial untuk menciptakan lingkungan yang harmonis, tenteram, dan penuh kepedulian.
Melalui Safari Subuh, Pemkab Kukar berharap komunikasi antara pemerintah, tokoh agama, pengurus rumah ibadah, dan masyarakat semakin erat. Hubungan tersebut penting untuk menjaga kesinambungan pembinaan keagamaan sekaligus memperkuat partisipasi masyarakat dalam pembangunan.
“Pemkab Kukar berharap semangat kebersamaan yang tumbuh dari rumah ibadah terus terpelihara dan memberikan dampak positif bagi kehidupan masyarakat, baik sekitar rumah ibadah maupun secara luas,” harap Sunggono. (Adv)
Editor: Aspian Nur