Penulis: Muhammad Anshori
KORANKALTIM.COM, TENGGARONG - Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) kini tengah memperketat pembinaan terhadap para pelaku usaha perhotelan, rumah makan, hingga pengelola destinasi wisata.
1 menit baca3 kali dibaca

Penulis: Muhammad Anshori
KORANKALTIM.COM, TENGGARONG - Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) kini tengah memperketat pembinaan terhadap para pelaku usaha perhotelan, rumah makan, hingga pengelola destinasi wisata.
Langkah ini diambil guna memastikan Kukar siap memberikan pelayanan terbaik saat menyambut ribuan peserta dan pendamping Musabaqah Tilawatil Quran dan Hadis (MTQH) ke-46 tingkat Provinsi Kalimantan Timur pada 3–11 Desember 2026 mendatang.
Peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) dan mutu pelayanan kini menjadi fokus Pemkab Kukar agar lonjakan kunjungan peserta MTQH dapat membawa dampak ekonomi jangka panjang.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kukar, Sunggono, mengatakan, potensi pariwisata daerah yang luar biasa tidak akan optimal tanpa diimbangi oleh kesiapan pelayanan yang matang dari para pelaku usaha.
"Persiapan di sektor pariwisata harus dilakukan, kita harus mendorong dan membangun kesiapan para pelaku usaha, mulai dari pengelola destinasi, hotel hingga rumah makan, agar mereka dapat memberikan pelayanan yang baik saat kunjungan meningkat," kata Sunggono, Kamis (5/11/2026).
Kata dia, penguatan kapasitas SDM pariwisata masih menjadi tantangan yang perlu mendapat perhatian serius. Melalui pelayanan yang prima, para tamu diharapkan tidak hanya datang untuk agenda MTQH, tetapi juga tertarik untuk menjelajahi kekayaan wisata seni dan budaya yang ada di Kukar.
"Harapannya lewat integrasi antara sektor wisata, penguatan kapasitas pelaku usaha, dan penyelenggaraan kegiatan berskala besar, Kukar mampu menciptakan ekosistem pariwisata yang berkelanjutan sekaligus menyumbang peningkatan pada Pendapatan Asli Daerah (PAD)," harapnya. (Adv)
Langkah ini diambil guna memastikan Kukar siap memberikan pelayanan terbaik saat menyambut ribuan peserta dan pendamping Musabaqah Tilawatil Quran dan Hadis (MTQH) ke-46 tingkat Provinsi Kalimantan Timur pada 3–11 Desember 2026 mendatang.
Peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) dan mutu pelayanan kini menjadi fokus Pemkab Kukar agar lonjakan kunjungan peserta MTQH dapat membawa dampak ekonomi jangka panjang.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kukar, Sunggono, mengatakan, potensi pariwisata daerah yang luar biasa tidak akan optimal tanpa diimbangi oleh kesiapan pelayanan yang matang dari para pelaku usaha.
"Persiapan di sektor pariwisata harus dilakukan, kita harus mendorong dan membangun kesiapan para pelaku usaha, mulai dari pengelola destinasi, hotel hingga rumah makan, agar mereka dapat memberikan pelayanan yang baik saat kunjungan meningkat," kata Sunggono, Kamis (5/11/2026).

Kata dia, penguatan kapasitas SDM pariwisata masih menjadi tantangan yang perlu mendapat perhatian serius. Melalui pelayanan yang prima, para tamu diharapkan tidak hanya datang untuk agenda MTQH, tetapi juga tertarik untuk menjelajahi kekayaan wisata seni dan budaya yang ada di Kukar.
"Harapannya lewat integrasi antara sektor wisata, penguatan kapasitas pelaku usaha, dan penyelenggaraan kegiatan berskala besar, Kukar mampu menciptakan ekosistem pariwisata yang berkelanjutan sekaligus menyumbang peningkatan pada Pendapatan Asli Daerah (PAD)," harapnya. (Adv)






1.226 kali dibaca

Pusat gempa berada di darat 40 km timur laut Sigi
04 Nov 2026, 14:56:34 WIB • Kedalaman 10 km
Gempa ini dirasakan untuk diteruskan pada masyarakat
Sumber: BMKG