Sekretaris Daerah Kukar Sunggono hadir langsung dalam Safari Subuh di Langgar Al-Karim, kawasan Gunung Menyapa, Kelurahan Timbau, Kecamatan Tenggarong, Jumat (16/10/2026).
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 04.45 WITA tersebut diawali dengan salat Subuh berjemaah bersama masyarakat. Suasana kemudian dilanjutkan dengan penyampaian sambutan, pesan-pesan keagamaan, doa bersama, dan silaturahmi antara jajaran Pemkab Kukar dengan pengurus langgar serta jemaah.
Bagi Sunggono, kegiatan seperti ini menjadi kesempatan untuk memperkuat hubungan antara pemerintah dan masyarakat dalam suasana yang lebih dekat. Interaksi di rumah ibadah membuka ruang kebersamaan yang tidak hanya mempererat silaturahmi, tetapi juga mendorong tumbuhnya rasa saling peduli di tengah kehidupan bermasyarakat.
Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya menjaga konsistensi ibadah dan memperkuat ukhuwah Islamiyah. “Nilai-nilai keagamaan diharapkan tidak berhenti pada pelaksanaan ibadah rutin, melainkan juga tercermin dalam sikap saling menghormati, gotong royong, serta kepedulian terhadap sesama,” ucap Sunggono.
Safari Subuh juga menjadi bagian dari upaya pembinaan umat agar masjid dan langgar tetap aktif dalam membangun kehidupan masyarakat yang religius dan harmonis. Pengurus rumah ibadah, tokoh agama, dan masyarakat memiliki peran penting dalam menjaga kesinambungan kegiatan tersebut.
Sunggono turut mendorong agar komunikasi antara pemerintah daerah dan masyarakat terus dipelihara. Dengan hubungan yang baik, berbagai pesan pembangunan dan pembinaan sosial dapat disampaikan secara lebih dekat, sementara aspirasi masyarakat juga memiliki ruang untuk didengar.
Pemkab Kukar memandang keterlibatan masyarakat sebagai bagian penting dalam menciptakan lingkungan yang tenteram dan kondusif. “Semangat kebersamaan yang tumbuh melalui kegiatan keagamaan diharapkan menjadi kekuatan dalam menjaga kerukunan serta mendukung pembangunan daerah,” harapnya.
Melalui kegiatan safari subuh, Pemkab Kukar berharap kebiasaan beribadah berjemaah, semangat silaturahmi, dan kepedulian sosial semakin mengakar dalam kehidupan masyarakat.
“Semoga makin ramai warga etam memakmurkan salat subuh berjemaah baik di masjid maupun di langgar lingkungannya masing-masing,” demikian Sunggono. (adv)
Sekretaris Daerah Kukar Sunggono hadir langsung dalam Safari Subuh di Langgar Al-Karim, kawasan Gunung Menyapa, Kelurahan Timbau, Kecamatan Tenggarong, Jumat (16/10/2026).
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 04.45 WITA tersebut diawali dengan salat Subuh berjemaah bersama masyarakat. Suasana kemudian dilanjutkan dengan penyampaian sambutan, pesan-pesan keagamaan, doa bersama, dan silaturahmi antara jajaran Pemkab Kukar dengan pengurus langgar serta jemaah.
Bagi Sunggono, kegiatan seperti ini menjadi kesempatan untuk memperkuat hubungan antara pemerintah dan masyarakat dalam suasana yang lebih dekat. Interaksi di rumah ibadah membuka ruang kebersamaan yang tidak hanya mempererat silaturahmi, tetapi juga mendorong tumbuhnya rasa saling peduli di tengah kehidupan bermasyarakat.
Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya menjaga konsistensi ibadah dan memperkuat ukhuwah Islamiyah. “Nilai-nilai keagamaan diharapkan tidak berhenti pada pelaksanaan ibadah rutin, melainkan juga tercermin dalam sikap saling menghormati, gotong royong, serta kepedulian terhadap sesama,” ucap Sunggono.
Safari Subuh juga menjadi bagian dari upaya pembinaan umat agar masjid dan langgar tetap aktif dalam membangun kehidupan masyarakat yang religius dan harmonis. Pengurus rumah ibadah, tokoh agama, dan masyarakat memiliki peran penting dalam menjaga kesinambungan kegiatan tersebut.
Sunggono turut mendorong agar komunikasi antara pemerintah daerah dan masyarakat terus dipelihara. Dengan hubungan yang baik, berbagai pesan pembangunan dan pembinaan sosial dapat disampaikan secara lebih dekat, sementara aspirasi masyarakat juga memiliki ruang untuk didengar.
Pemkab Kukar memandang keterlibatan masyarakat sebagai bagian penting dalam menciptakan lingkungan yang tenteram dan kondusif. “Semangat kebersamaan yang tumbuh melalui kegiatan keagamaan diharapkan menjadi kekuatan dalam menjaga kerukunan serta mendukung pembangunan daerah,” harapnya.
Melalui kegiatan safari subuh, Pemkab Kukar berharap kebiasaan beribadah berjemaah, semangat silaturahmi, dan kepedulian sosial semakin mengakar dalam kehidupan masyarakat.
“Semoga makin ramai warga etam memakmurkan salat subuh berjemaah baik di masjid maupun di langgar lingkungannya masing-masing,” demikian Sunggono. (adv)