sponsor

Sabtu, 01/08/2026

Bank Sampah "BERSERI" Ajak Warga Damai Ubah Sampah Jadi Sumber Penghasilan

Sabtu, 01/08/2026

Kegiatan Bank Sampah "BERSERI" di Kantor Kecamatan Damai.(dok Kecamatan Damai)

Share
Join Grup Telegram Koran Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/+SsC4jer3I5syZWU1 atau klik tombol dibawah ini.

Grup Telegram Koran Kaltim

kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dahulu di ponsel.

Berita Terkait

sponsor

Bank Sampah "BERSERI" Ajak Warga Damai Ubah Sampah Jadi Sumber Penghasilan

Sabtu, 01/08/2026

logo

Kegiatan Bank Sampah "BERSERI" di Kantor Kecamatan Damai.(dok Kecamatan Damai)

Penulis : Kusmas Riadi

KORANKALTIM.COM, SENDAWAR - Upaya membangun budaya peduli lingkungan terus dilakukan Pemerintah Kecamatan Damai. Salah satunya melalui layanan Bank Sampah "BERSERI" yang kembali dibuka sebagai wadah bagi masyarakat untuk mengelola sampah secara lebih bertanggung jawab sekaligus memperoleh manfaat ekonomi dari sampah yang dihasilkan. 

Layanan yang berlangsung di Kantor Kecamatan Damai tersebut mendapat sambutan positif dari warga. Masyarakat membawa sampah yang telah dipilah berdasarkan jenisnya, mulai dari plastik, kertas, kardus, logam hingga berbagai material daur ulang lainnya. Setiap sampah yang disetorkan ditimbang dan dicatat sebagai tabungan sesuai nilai ekonominya. 

Camat Damai Iman Setiadi mengatakan, keberadaan Bank Sampah "BERSERI" bukan sekadar tempat menampung sampah, tetapi juga menjadi sarana edukasi untuk mengubah pola pikir masyarakat bahwa sampah masih memiliki nilai jika dikelola dengan benar. 

"Kami mengajak masyarakat membiasakan memilah sampah sejak dari rumah dan memanfaatkan layanan Bank Sampah 'BERSERI' secara rutin. Langkah sederhana ini tidak hanya membantu menjaga kebersihan lingkungan, tetapi juga memiliki nilai ekonomi yang bisa dirasakan langsung oleh masyarakat," ujar Iman, Sabtu (1/8/2026). 

Menurutnya, kebiasaan memilah sampah dari sumber menjadi salah satu langkah penting dalam mengurangi volume sampah yang berakhir di tempat pembuangan akhir (TPA). 

Selain itu, pemanfaatan kembali sampah yang masih bernilai juga sejalan dengan penerapan konsep ekonomi sirkular, yakni memaksimalkan pemanfaatan barang agar tidak langsung menjadi limbah. Ia menilai keberhasilan pengelolaan sampah tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif seluruh lapisan masyarakat. Karena itu, pihak kecamatan terus mendorong warga agar menjadikan kegiatan memilah dan menyetorkan sampah sebagai kebiasaan sehari-hari. 

"Harapan kami, Bank Sampah 'BERSERI' dapat menjadi gerakan bersama yang melibatkan seluruh elemen masyarakat. Semakin banyak warga yang berpartisipasi, semakin besar pula dampaknya bagi kebersihan lingkungan dan peningkatan kesadaran dalam mengelola sampah secara berkelanjutan," katanya. 

Program tersebut menjadi salah satu upaya Pemerintah Kecamatan Damai dalam mendukung terciptanya lingkungan yang bersih, sehat, hijau, dan lestari. Selain memberikan manfaat ekonomi kepada masyarakat, keberadaan Bank Sampah "BERSERI" juga diharapkan mampu memperkuat budaya peduli lingkungan serta mengurangi timbulan sampah di wilayah Kecamatan Damai. Melalui kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat, Bank Sampah "BERSERI" diharapkan terus berkembang sebagai gerakan pengelolaan sampah berbasis partisipasi warga yang memberikan manfaat bagi lingkungan maupun kehidupan sosial ekonomi masyarakat. 

Editor: Aspian Nur 

sponsor

Bank Sampah "BERSERI" Ajak Warga Damai Ubah Sampah Jadi Sumber Penghasilan

Sabtu, 01/08/2026

Kegiatan Bank Sampah "BERSERI" di Kantor Kecamatan Damai.(dok Kecamatan Damai)

Share

Berita Terkait