Selasa, 14/04/2026
Selasa, 14/04/2026
Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris saat melakukan sidak (Rahmadani/Korankaltim.com)
Selasa, 14/04/2026

Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris saat melakukan sidak (Rahmadani/Korankaltim.com)
Penulis: Rahmadani
KORANKALTIM.COM, BONTANG – Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris, melakukan inspeksi mendadak (sidak) untuk menindaklanjuti keluhan masyarakat terkait lonjakan tarif pemakaian air Perumda Air Minum (PDAM) Tirta Taman. Kegiatan tersebut juga dihadiri Direktur Utama PDAM Tirta Taman.
Dalam kunjungan ke sejumlah lokasi, yakni Kelurahan Loktuan dan permukiman di depan Pasar Taman Rawa Indah, Agus menegaskan Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang telah menyiapkan solusi konkret bagi warga yang terdampak kenaikan tarif.
Berdasarkan hasil peninjauan lapangan, Direktur PDAM Tirta Taman, Suramin, mengungkapkan lonjakan tagihan tersebut mayoritas dipicu oleh pola penggunaan satu meteran untuk banyak pintu rumah.
“Kami menemukan adanya satu meteran air melayani hingga 10 petak rumah. Total pemakaian tercatat mencapai 161 meter kubik, sehingga tagihan membengkak hingga Rp1,7 juta,” ungkapnya, Selasa (14/4/2026).
Hal yang sama juga terjadi di Jalan Kerapu 1 RT 16 Kelurahan Tanjung Laut Indah, satu meteran digunakan hingga empat pintu kontrakan dengan penggunaan air hingga 102 meter kubik dan tagihan pembayaran Rp1 juta lebih.
“Standar pemakaian normal untuk satu keluarga (asumsi empat jiwa) adalah sekitar 10 meter kubik per bulan. Penggunaan secara kolektif menyebabkan volume pemakaian sulit terkontrol dan otomatis masuk ke blok tarif yang lebih tinggi,” bebernya.
Oleh karenanya, Wawali Bontang meminta kepada masyarakat untuk melakukan pemasangan meteran guna mencegah terjadinya pembengkakan pembayaran tarif.
“Kami menghimbau kepada warga untuk melakukan pemasangan meteran baru secara mandiri,” ujarnya.
Adapun biaya pemasangan meteran baru sebesar Rp2,3 juta. Dengan uang muka senilai Rp500 ribu, dan dapat dicicil hingga di penghujung tahun.
“Dengan memasang meteran masing-masing, pemakaian bisa lebih terkontrol dan tagihan tidak akan membengkak lagi,” tutupnya.
Editor: Erwin
Selasa, 14/04/2026
Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris saat melakukan sidak (Rahmadani/Korankaltim.com)
TERPOPULER