“Tentu ini sesungguhnya tidak seperti yang kami harapkan. Kami minta waktu itu yang berangkat betul-betul yang potensial medali emas, sehingga berlaku cost effective,” kata Imam.
Kendati begitu, Imam tetap menyiapkan bonus atau hadiah untuk atlet yang dapat meraih prestasi di negeri jiran itu. “Semua dapat. emas, perak, perunggu. Besarannya kami lakukan telaah hari ini, kami lakukan rasionalisasi,” ucap Imam. “Karena sekali lagi SEA Games tidak lagi prioritas bagi pemerintah. Jadi Asian Games, Olimpiade, ke depan Islamic Solidarity Games yang jadi prioritas,” ucapnya melanjutkan.
Saat ini, Imam sedang mengusahakan untuk mendapatkan total dana berkisar Rp 41.5 miliar untuk Kontingen Indonesia di SEA Games 2017. Salah satu upayanya adalah mengajukan usulan RAPBN-P Kemenpora Tahun Anggaran 2017 kepada Komisi X DPR RI terkait dukungan tambahan Kontingen SEA Games di Malaysia 2017, sebesar Rp6 miiar.
“Yang kami siapkan sejak semula 30.5 miliar. Karena pemerintah membandingkan anggaran yang kami siapkan pada SEA Games Singapura 2015. Sekarang dengan efisiensi yang dilakukan, rupanya masih ada saja keinginan tambahan dari KOI,” ujar Imam.
“Nah, itupun kemudian kami lakukan revisi internal nanti, akan ada tambahan kurang lebih 5 miliar rupiah juga [dari Satlak Prima]. Jadi Rp 35.5 miliar rupiah Itu untuk akomodasi, konsumsi, dan biaya-biaya lain untuk SEA Games di luar bonus dan honor atlet Prima,” ujarnya lagi. (cnc)
“Tentu ini sesungguhnya tidak seperti yang kami harapkan. Kami minta waktu itu yang berangkat betul-betul yang potensial medali emas, sehingga berlaku cost effective,” kata Imam.
Kendati begitu, Imam tetap menyiapkan bonus atau hadiah untuk atlet yang dapat meraih prestasi di negeri jiran itu. “Semua dapat. emas, perak, perunggu. Besarannya kami lakukan telaah hari ini, kami lakukan rasionalisasi,” ucap Imam. “Karena sekali lagi SEA Games tidak lagi prioritas bagi pemerintah. Jadi Asian Games, Olimpiade, ke depan Islamic Solidarity Games yang jadi prioritas,” ucapnya melanjutkan.
Saat ini, Imam sedang mengusahakan untuk mendapatkan total dana berkisar Rp 41.5 miliar untuk Kontingen Indonesia di SEA Games 2017. Salah satu upayanya adalah mengajukan usulan RAPBN-P Kemenpora Tahun Anggaran 2017 kepada Komisi X DPR RI terkait dukungan tambahan Kontingen SEA Games di Malaysia 2017, sebesar Rp6 miiar.
“Yang kami siapkan sejak semula 30.5 miliar. Karena pemerintah membandingkan anggaran yang kami siapkan pada SEA Games Singapura 2015. Sekarang dengan efisiensi yang dilakukan, rupanya masih ada saja keinginan tambahan dari KOI,” ujar Imam.
“Nah, itupun kemudian kami lakukan revisi internal nanti, akan ada tambahan kurang lebih 5 miliar rupiah juga [dari Satlak Prima]. Jadi Rp 35.5 miliar rupiah Itu untuk akomodasi, konsumsi, dan biaya-biaya lain untuk SEA Games di luar bonus dan honor atlet Prima,” ujarnya lagi. (cnc)