“Saya awalnya jalan dari dalam ruangan mau ngotrol kelas. Saya tiba-tiba melihat api, saya dan guru-guru lainnya langsung menenangkan murid-murid agar tidak panik,” kata Kepala Sekolah Dasar (SD) Negeri 012 Sungai Pinang, Utami.
Karena kebakaran tersebut, murid-murid di SD yang berdekatan dengan lokasi kebakaran itu pun dipulangkan. “Karena tidak memungkinkan untuk belajar, sebab langsung ramai warga dan banyak pemadam, jadi murid dipulangkan” tandansya.
Puluhan mobil pemadam kebakaran yang tiba di lokasi kejadian langsung berjibaku menjinakkan api.
Api baru berhasil dikuasai sekitar pukul 14.30 WITA. “Kendala kita dalam melakukan pemadaman adalah akses air yang kurang sehingga kita banyak memanfaatkan ai selokan,” kata Koordinator Tagana Samarinda, M Yusuf. (dor)
“Saya awalnya jalan dari dalam ruangan mau ngotrol kelas. Saya tiba-tiba melihat api, saya dan guru-guru lainnya langsung menenangkan murid-murid agar tidak panik,” kata Kepala Sekolah Dasar (SD) Negeri 012 Sungai Pinang, Utami.
Karena kebakaran tersebut, murid-murid di SD yang berdekatan dengan lokasi kebakaran itu pun dipulangkan. “Karena tidak memungkinkan untuk belajar, sebab langsung ramai warga dan banyak pemadam, jadi murid dipulangkan” tandansya.
Puluhan mobil pemadam kebakaran yang tiba di lokasi kejadian langsung berjibaku menjinakkan api.
Api baru berhasil dikuasai sekitar pukul 14.30 WITA. “Kendala kita dalam melakukan pemadaman adalah akses air yang kurang sehingga kita banyak memanfaatkan ai selokan,” kata Koordinator Tagana Samarinda, M Yusuf. (dor)