Menurut pendemo, banyak ditemukan kejangalan terkait nama-nama penerima beasiswa. Misalnya ada nama ganda.
Belum diketahui secara pasti penyebab kematian Mardiana. Namun pihak kepolisian menegaskan bahwa kematian pejabat ini bukan karena dari aksi demo yang dilakukan puluhan mahasiswa, melainkan akibat penyakit yang diderita almarhumah.
“Meninggalnya almarhumah sama sekali tidak ada kaitannya dengan aksi demo yang dilakukan adik-adik mahasiswa.
Sebab saat aksi demo berlangsung, almarhumah berada empat hingga lima metar dari aksi demo,” kata Kapolres Tanjungpinang AKBP Ardiyanto Tedjo Baskor, seperti dikutip dari kompas.com
Dari hasil pemeriksaan tim dokter di RSUP Provinsi Kepri, almarhumah meninggal akibat penyakit yang dideritanya, yakni jantung hipertensi.
“Jadi sekali lagi saya tegaskan, almarhumah meninggal akibat penyakit yang dideritanya, bukan dari aksi demo yang dilakukan adik-adik mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Peduli Beasiswa,” katanya. (kcm)
Menurut pendemo, banyak ditemukan kejangalan terkait nama-nama penerima beasiswa. Misalnya ada nama ganda.
Belum diketahui secara pasti penyebab kematian Mardiana. Namun pihak kepolisian menegaskan bahwa kematian pejabat ini bukan karena dari aksi demo yang dilakukan puluhan mahasiswa, melainkan akibat penyakit yang diderita almarhumah.
“Meninggalnya almarhumah sama sekali tidak ada kaitannya dengan aksi demo yang dilakukan adik-adik mahasiswa.
Sebab saat aksi demo berlangsung, almarhumah berada empat hingga lima metar dari aksi demo,” kata Kapolres Tanjungpinang AKBP Ardiyanto Tedjo Baskor, seperti dikutip dari kompas.com
Dari hasil pemeriksaan tim dokter di RSUP Provinsi Kepri, almarhumah meninggal akibat penyakit yang dideritanya, yakni jantung hipertensi.
“Jadi sekali lagi saya tegaskan, almarhumah meninggal akibat penyakit yang dideritanya, bukan dari aksi demo yang dilakukan adik-adik mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Peduli Beasiswa,” katanya. (kcm)