Senin, 27/09/2021
Senin, 27/09/2021
Haul Jamak para Sultan dan Pejabat Kutai di Sekretariat Kuasa Waris AM Parikesit pada Senin (27/9/2021) siang, dipimpin Habib Abdul Qodir Al Hasni (Foto: Reza Fahlevi/Korankaltim.com)
Senin, 27/09/2021

Haul Jamak para Sultan dan Pejabat Kutai di Sekretariat Kuasa Waris AM Parikesit pada Senin (27/9/2021) siang, dipimpin Habib Abdul Qodir Al Hasni (Foto: Reza Fahlevi/Korankaltim.com)
KORANKALTIM.COM, TENGGARONG - Kerabat dan anak cucu dari Sultan Adji Mohammad Parikesit menggelar Haul Jamak bagi para Sultan dan pejabat Kutai yang lebih dulu wafat. Acara dilaksanakan Sekretariat Kuasa Waris Adji Mohammad Parikesit, kelurahan Panji, Tenggarong, Senin (27/9/2021).
Acara haul jamak yang dilaksanakan dengan penerapan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 ini juga bagian dari memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke 293 kota Tenggarong.
Dihadir para kerabat dan juga beberapa perwakilan dunia usaha yang mendoakan pendiri dan perintis kota Tenggarong, doa dipimpin Habib Abdul Qodir Al Hasni.
Ketua Panitia Haul Jamak, Adji Pangeran Hario Poeger menyebut acara ini untuk mengingatkan kepada seluruh kalangan bahwa majunya kota Tenggarong saat ini tentu tidak lepas dari kepemimpinan Sultan-sultan Kutai yang sudah mangkat dan juga beberapa Bupati Kutai yang telah wafat. Sehingga Kuasa Ahli Waris AM Parikesit Adji Pangeran Hario Adiningrat menginisiasi melaksanakan haul jamak ini.
Mulai dari pendiri Kota Tenggarong Aji Muhammad Muslihuddin atau dikenal dengan Aji Imbut yang merupakan Sultan Kutai ke 16, Sultan Kutai ke-17 Adji Muhammad Sulaiman, Sultan ke-18 Adji Muhammad Alimuddin, Sultan ke-19 Aji Kaget atau dikenal Adji Muhammad Parikesit, Sultan ke-20 Adji Pangeran Muslihuddin atau Adji Muhammad Salehuddin II, Bupati Kutai Adji Jalal dikenal dengan Adji Raden Padmo Negoro, dan Bupati Kutai Achmad Dahlan.
"Kami sebagai penerus dan ahli waris AM Parikesit berkeinginan mengulang kembali sejarah itu, kita selenggarakan hari ini 27 September berdekatan dengan hari jadi kota Tenggarong ke 239," kata Poeger kepada Korankaltim.com.
Kendati berjalan sederhana, kata Poeger, terenting jasa para nenek moyang dan tokoh-tokoh tadi dapat terus diingat seiring berkembangnya kota Tenggarong.
"Inilah harapan kami dari ahli waris AM Parikesit untuk kita menjaga kota Tenggarong ini, kota tujuan wisata yang terpenting adalah kondusif. Kota Tenggarong ini tidak pernah terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan," ujarnya.
Penulis: Reza Fahlevi
Editor : Bambang Irawan
Senin, 27/09/2021
Haul Jamak para Sultan dan Pejabat Kutai di Sekretariat Kuasa Waris AM Parikesit pada Senin (27/9/2021) siang, dipimpin Habib Abdul Qodir Al Hasni (Foto: Reza Fahlevi/Korankaltim.com)
TERPOPULER