Rabu, 01/07/2026
Rabu, 01/07/2026
Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji Hadir Membuka Festival Abutta Banua di Keraton Sambaliung dengan pemotongan puncak rasuk. (Indri/Korankaltim).
Rabu, 01/07/2026

Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji Hadir Membuka Festival Abutta Banua di Keraton Sambaliung dengan pemotongan puncak rasuk. (Indri/Korankaltim).
Penulis : Indri
KORANKALTIM.COM, TANJUNG REDEB – Wakil Gubernur Kalimantan Timur Seno Aji menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur untuk mendukung Berau sebagai etalase budaya daerah melalui penguatan agenda kebudayaan yang berkelanjutan.
Dukungan tersebut disampaikan saat membuka Festival Budaya Abbuta Banua 2026 di Tepian Keraton Sambaliung, Kecamatan Sambaliung, Rabu (1/7/2026) hari ini.
Festival yang digelar dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-24 Kelurahan Sambaliung dan HUT ke-6 PKL Basuli itu menjadi ajang pelestarian budaya sekaligus memperkenalkan tradisi Kesultanan Sambaliung kepada masyarakat luas.
Kehadiran Seno Aji didampingi Bupati Berau Sri Juniarsih Mas dan Wakil Bupati Gamalis. Pembukaan festival juga dihadiri sejumlah tokoh adat dan perwakilan kesultanan, di antaranya Kesultanan Gunung Tabur, Kesultanan Bulungan, dan Kesultanan Paser, yang memperkuat nuansa persatuan budaya di Kalimantan.
Seno Aji menyebut Festival Budaya Abbuta Banua memiliki peran strategis dalam menjaga warisan budaya sekaligus mendorong sektor pariwisata daerah. Sebab, kekayaan adat dan keberadaan sejumlah kesultanan di Kalimantan Timur merupakan aset yang harus terus dikembangkan.
Pelestarian budaya tidak hanya menjaga identitas daerah, tetapi juga menjadi fondasi dalam membangun sektor pariwisata yang berdaya saing. Berau dinilai memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu destinasi budaya unggulan di Kalimantan Timur. "Kami mendukung penuh setiap kegiatan kebudayaan dan adat di Kalimantan Timur," tegasnya usai membuka Festival Abbuta Banua.
Sementara Sri Juniarsih Mas mengapresiasi kehadiran Seno beserta para pemangku adat dari berbagai daerah di Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara. Menurutnya, kehadiran tersebut menjadi bentuk dukungan nyata pemerintah provinsi terhadap upaya pelestarian budaya di Berau.
"Mari jadikan Festival Budaya Abbuta Banua sebagai momentum menjaga dan melestarikan budaya serta membangun Berau menjadi lebih baik," kata Sri.
Lurah Sambaliung Iskandar Zulkarnain, menjelaskan Festival Budaya Abbuta Banua 2026 mengusung tema "Berintak Mangguku Sambaliung, Sakgam dan Baadat". Kegiatan berlangsung sejak 27 Juni hingga 4 Juli 2026 dengan pusat pelaksanaan di Tepian Keraton Sambaliung.
Selain melestarikan budaya leluhur dan ritual adat Kesultanan Sambaliung, festival juga bertujuan memperkuat identitas daerah sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat melalui keterlibatan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Dukungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur diharapkan semakin memperkuat posisi Berau sebagai salah satu pusat pelestarian budaya dan destinasi wisata budaya unggulan yang mampu menjadi etalase keberagaman adat di Benua Etam.
"Semoga Festival Abbuta Banua terus menjadi kebanggaan masyarakat sekaligus memperkuat identitas budaya Sambaliung dari tahun ke tahun," harap Iskandar.
Editor: Aspian Nur
Rabu, 01/07/2026
Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji Hadir Membuka Festival Abutta Banua di Keraton Sambaliung dengan pemotongan puncak rasuk. (Indri/Korankaltim).
TERPOPULER