Kegiatan tersebut merupakan bagian dari peringatan Hari Jadi ke-75 Humas Polri 2026, melibatkan personel TNI-Polri, instansi pemerintah daerah, perusahaan swasta hingga wartawan di Bumi Batiwakkal.
Kapolres Berau AKBP Ridho Tri Putranto melalui Kepala Seksi Humas AKP Suradi menjelaskan, kegiatan tersebut menjadi bentuk kepedulian Polri terhadap kebutuhan darah bagi masyarakat yang memerlukan penanganan medis. “Donor darah ini merupakan wujud kepedulian sosial kami untuk membantu memenuhi stok darah di PMI Kabupaten Berau,” kata Suradi kepada Korankaltim.com disela kegiatan.
Sebelum mendonorkan darah, seluruh peserta harus menjalani serangkaian pemeriksaan kesehatan. Tahapan tersebut meliputi pendaftaran, pemeriksaan tekanan darah dan kadar hemoglobin (Hb), pengukuran tinggi dan berat badan, penentuan golongan darah, serta wawancara riwayat kesehatan dan penapisan medis.
Dari hasil pemeriksaan, 28 peserta belum dapat mendonorkan darah karena sejumlah faktor kesehatan, seperti tekanan darah yang tidak memenuhi ketentuan, kadar hemoglobin (Hb) yang tidak sesuai, konsumsi obat-obatan maupun kondisi medis lainnya.
Hasil tersebut menunjukkan jumlah peserta yang hadir tidak serta-merta menentukan banyaknya darah yang dapat dikumpulkan. Pemeriksaan kesehatan menjadi tahapan penting untuk memastikan keamanan pendonor sekaligus menjaga kualitas darah yang disumbangkan.
Sejumlah unsur turut berpartisipasi dalam kegiatan ini, di antaranya Kodim 0902/Berau, Kompi 3 Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Kaltim, Dinas Perhubungan, Satpol PP, Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (KUPP) Kelas II Tanjung Redeb, karyawan PT Berau Coal dan PT Remas, serta insan pers dari Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dan Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Berau.
Apresiasi diberikan kepada PMI Berau dan seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia berharap aksi donor darah dapat membantu masyarakat yang membutuhkan transfusi darah. “Kami berharap setiap tetes darah yang disumbangkan dapat bermanfaat dan menyelamatkan nyawa,” tutup Suradi.
Editor: Aspian Nur
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari peringatan Hari Jadi ke-75 Humas Polri 2026, melibatkan personel TNI-Polri, instansi pemerintah daerah, perusahaan swasta hingga wartawan di Bumi Batiwakkal.
Kapolres Berau AKBP Ridho Tri Putranto melalui Kepala Seksi Humas AKP Suradi menjelaskan, kegiatan tersebut menjadi bentuk kepedulian Polri terhadap kebutuhan darah bagi masyarakat yang memerlukan penanganan medis. “Donor darah ini merupakan wujud kepedulian sosial kami untuk membantu memenuhi stok darah di PMI Kabupaten Berau,” kata Suradi kepada Korankaltim.com disela kegiatan.
Sebelum mendonorkan darah, seluruh peserta harus menjalani serangkaian pemeriksaan kesehatan. Tahapan tersebut meliputi pendaftaran, pemeriksaan tekanan darah dan kadar hemoglobin (Hb), pengukuran tinggi dan berat badan, penentuan golongan darah, serta wawancara riwayat kesehatan dan penapisan medis.
Dari hasil pemeriksaan, 28 peserta belum dapat mendonorkan darah karena sejumlah faktor kesehatan, seperti tekanan darah yang tidak memenuhi ketentuan, kadar hemoglobin (Hb) yang tidak sesuai, konsumsi obat-obatan maupun kondisi medis lainnya.
Hasil tersebut menunjukkan jumlah peserta yang hadir tidak serta-merta menentukan banyaknya darah yang dapat dikumpulkan. Pemeriksaan kesehatan menjadi tahapan penting untuk memastikan keamanan pendonor sekaligus menjaga kualitas darah yang disumbangkan.
Sejumlah unsur turut berpartisipasi dalam kegiatan ini, di antaranya Kodim 0902/Berau, Kompi 3 Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Kaltim, Dinas Perhubungan, Satpol PP, Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (KUPP) Kelas II Tanjung Redeb, karyawan PT Berau Coal dan PT Remas, serta insan pers dari Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dan Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Berau.
Apresiasi diberikan kepada PMI Berau dan seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia berharap aksi donor darah dapat membantu masyarakat yang membutuhkan transfusi darah. “Kami berharap setiap tetes darah yang disumbangkan dapat bermanfaat dan menyelamatkan nyawa,” tutup Suradi.
Editor: Aspian Nur