Ditegaskan Pangdam, keberadaan Masjid Ar-Rahim di komplek Batalyon Kavaleri 13/Satya Lembuswana dibangun kurang lebih 3 tahun dan merupakan hasil swadaya Satuan Yonkav 13/Satya Lembuswana dengan berbagai pihak yang telah secara sukarela membantu pembangunan masjid.

"Berdirinya Masjid Ar-Rahim diharapkan jangan hanya sekedar menambah kelengkapan sarana satuan, namun masjid merupakan tempat suci bagi umat Islam, tempat bersujud dan beribadah kepada Allah SWT, " ujar Pangdam.
Selain itu keberadaan Masjid menurutnya harus bisa dimaknai sebagai perwujudan spiritual bagi umat Islam. Masjid juga memiliki peran penting untuk membangkitkan kekuatan rohaniah dan iman bagi umat Islam.
Masjid Ar-Rahim dibangun di atas tanah seluas 2.400 meter per segi, dan mampu menampung jamaah hingga 500 orang. Sebelum mengakhiri sambutannya Pangdam berharap agar masjid ini selain dijadikan sebagai sarana ibadah dan sarana perekat umat Islam, juga dapat digunakan sebagai pemersatu dengan masyarakat yang ada di sekitar komplek.
Peresmian tempat ibadah tersebut dihadiri dan disaksikan sejumlah pejabat seperti Irdam, Pamen Ahli Pangdam VI/Mulawarman Bidang Sosbud dan OMSP, para Asisten Kasdam, para Kabalak, Danyonkav 13/SL, Camat Samboja, Lurah Karya Merdeka, Unsur Muspida Kecamatan serta tokoh masyarakat.
Sumber: Pendam VI/Mlw
Editor: Maruly Z