
Hadir pula sejumlah pejabat Forkopinda Provinsi Kaltim seperti Kapolda, Wakil Gubernur, Ketua DPRD, Kepala Kejaksaan Tinggi, Kepala Pengadilan Tinggi, Wali Kota Balikpapan, Danlanud serta Danlanal. Setelah upacara virtual dilanjutkan dengan syukuran. Suasana tampak penuh keakraban saat ramah tamah berlangsung di aula Makodam hingga acara pemotongan tumpeng.
Pangdam menuturkan, selama 76 tahun pengabdiannya, TNI telah memberikan Dharma Bakti kepada masyarakat, bangsa dan negara yang mana tugas tersebut memerlukan sikap mental yang kuat, tangguh, disiplin yang tinggi serta loyalitas dan kesetiaan hanya kepada NKRI.
“Hal tersebut bisa tercapai, karena seluruh komponen bangsa telah ikut memiliki dan membesarkan TNI. Jalinan kerja sama dan sinergitas yang telah terpatri kuat selama ini bersama Polri, pemerintah daerah dan seluruh komponen bangsa menjadi faktor pendukung keberhasilan pencapaian tugas pokok TNI,” ungkapnya.
Kepada awak media yang mewancarainya, Pangdam menyatakan , HUT TNI kali ini dirayakan penuh kesederhanaan dengan upacara, syukuran, serta berbagai kegiatan sosial. Namun demikian, kegiatan sosial tersebut sifatnya untuk membangun kepedulian untuk masyarakat yang membutuhkan di tengah pandemi ini.
Menyingkapi PPKM di Provinsi Kaltim, Kaltara dan Kalsel yang sudah turun level, Pangdam menyatakan tekadnya untuk bersama-sama dengan Polda, pemerintah daerah dan seluruh unsur untuk terus menurunkan kasus Covid-19 di Provinsi tersebut hingga ke level satu atau nol kasus dengan tetap menerapkan langkah 5 M serta mendorong pelaksanaan vaksinasi di seluruh wilayah Kodam VI/Mlw hingga di atas 50 persen. “Kita yakin bila seluruh masyarakat sudah divaksin kita akan keluar dari krisis pandemi yang sekarang,” ungkapnya.
Sumber: Pendam VI/Mlw
Editor: Maruly Z