Pangdam menyampaikan bahwa menurut pantauan dari data Satgas Covid-19 nasional, angka penyebaran Covid-19 sudah mengalami peningkatan. “Bayangkan, sebelumnya, sehari paling banyak 9 ribu (angka penyebarannya) sekarang sudah menjadi 21.000 per hari. Hal demikian juga terjadi di wilayah Kaltim yang angkanya tiba-tiba naik, dimana sebelumnya kita mampu menekan di bawah 100 sekarang di atas 100 bahkan pada 26 Juni mencapai 427 (kasus),” ungkapnya.

Menurutnya, data penyebaran Covid-19 tersebut perlu menjadi antisipasi bersama untuk melakukan upaya menanggulanginya agar tidak terjadi peningkatan lagi. Pangdam juga menekankan ada beberapa hal yang cukup efektif untuk menanggulangi penyebaran Covid-19 yaitu PPKM (Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) secara mikro ditingkat RT, RW dan desa, penggunaan masker yang sesuai standart dan serbuan vaksinasi.
Pangdam menjelaskan, pelaksanaan PPKM mikro dan serbuan vaksinasi yang dilaksanakan secara massal itu sangat efektif untuk menanggulangi penyebaran Covid 19 dan pelaksanaan tersebut tidak akan maksimal jika tidak dibarengi dengan pendisiplinan protokol kesehatan yaitu dengan melaksanakan 5M yakni mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, menjauhi kerumunan serta mengurangi mobilitas.
Lebih lanjut lagi Pangdam mengingatkan untuk menggunakan masker sesuai standar dan ketentuan agar mampu menahan virus varian baru. “Oleh karenanya kita harus menggunakan masker sesuai standar medis sehingga akan lebih efektif. Hal ini perlu disosialisasikan kepada masyarakat karena masyarakat cenderung yang penting memakai masker, padahal masker yang digunakan tidak efektif untuk digunakan menangkal penyebaran Covid-19,” ujarnya.
Sumber: Rilis Pendam VI/Mlw
Editor : Maruly Z