Sehingga menjadi sinyal kuat sebagai calon tunggal dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Balikpapan. Kendati hal tersebut ditampik dan bukan keinginan pasangan RT.
"Bukan masalah calon tunggal atau ada rival. Kan sudah bilang dari awal, semua yang berkompeten dan bisa maju dalam Pilkada, ya silakan," kata Rahmad Mas'ud usai deklarasi, Minggu malam (30/8/2020).
Menurutnya, pasangan RT yang telah dideklarasikan merupakan keputusan dari partai pengusung yakni Golkar dan PDI Perjuangan. Termasuk partai pendukung diantaranya PKS, Gerindra, Demokrat, PKB, Perindo dan PAN.
"Tentunya saya berterima kasih kepada partai yang memberi amanah kepada kami berdua," ucapnya.
Pasangan ini juga menyerahkan sepenuhnya strategi politik kepada tim pemenangan yang malam itu turut dilantik. Targetnya 80 persen memenangkan Pilkada Balikpapan.
"Tentunya juga dengan doa seluruh warga. Tidak ada lawan. Tetap satu di tengah perbedaan. Niat kami mau berbuat, gotong royong membangun kota Balikpapan," ujarnya.
Di lokasi yang sama, Bakal Calon Wakil Wali Kota Balikpapan Thohari Aziz memberi apresiasi kepada partai koalisi yang telah memberi kepercayaan untuk menjadi pemimpin kota yang juga dikenal Madinatul Iman.
"Ini menunjukan kegotongroyongan antarpartai betul-betul bisa terwujud. Apalagi di tengah pandemi Covid-19," timpalnya.
Thohari yang merupakan Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Balikpapan ini meyakini visi dan misi serta janji kampanye akan mudah terwujud dengan banyaknya partai yang berkoalisi.
"Ada persoalan yang belum kelar seperti banjir, pendidikan dan kesehatan serta UMKM dan lingkungan hidup. Saya pikir akan lebih mudah karena banyak partai yang bersama kami. Bisa selesai secara gotong royong," imbuhnya.
Tak cuma itu, Wakil Ketua DPRD Balikpapan ini meyakini koalisi partai sangat solid karena memiliki kesamaan semangat dan tujuan. "Koalisi ini sudah betul-betul bhinneka tunggal ika dalam bingkai madinatul iman," tandasnya. (adv)
Penulis : Hendra
Editor : Rusdi