"Pentikan nanti per kecamatan, jadi tidak semua anggota PPS berkumpul dalam satu lokasi," kata Yan Fauzi ketika dikonfirmasi KoranKaltim.Com, Jumat (20/3/2020).
Setelah dilantik, anggota PPS mengikuti pembekalan mengenai tahapan pemilihan kepala daerah. "Kami juga adakan orientasi tugas ke mereka," ucapnya.
Selain itu, KPU juga bersiap melakukan rekrutmen Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP). PPS mendapat tanggung jawab pembentukan PPDP.
"Tugasnya kan memutakhirkan data, jadu turun langsung dari rumah ke rumah menggunakan sistem e-coklit," sebutnya.
Anggota PPDP harus mengambil foto rumah sebagai laporan telah menjalankan tugas e-coklit terhadap penghuni yang memiliki hak pilih. Anggota petugas PPDP disesuaikan dengan jumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS).
"Kemungkinan ada 1.400 TPS kalau dari data sementara," ujarnya.
Anggota PPDP turut diberikan fasilitas Alat Pelindung Diri (APD) seperti masker, sarung tangan dan alat pembersih tangan atau hand sanitizer untuk mencegah tepapar virus Corona. Mengingat tugas harus tetap jalan sesuai tahapan.
"Tugasnya PPDP kan harus mendatangi warga, melakukan verifikasi secara faktual, tapi keselamatan petugas juga dilindungi," tandasnya. (adv)
Penulis/Editor : Hendra