Kamis, 17/09/2026

Kabut Asap Jadi Perhatian, Wawali Saefuddin Dorong Penguatan UKS/M di Sekolah

Kamis, 17/09/2026

Peluncuran dan Sosialisasi Aplikasi UKS/M serta Penguatan Kapasitas Kepala Sekolah untuk Mewujudkan Anak Indonesia Hebat yang Sehat, Cerdas, Berkarakter, dan Berprestasi. (Ayu/KoranKaltim.com)

Share
Join Grup Telegram Koran Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/+SsC4jer3I5syZWU1 atau klik tombol dibawah ini.

Grup Telegram Koran Kaltim

kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dahulu di ponsel.

Berita Terkait

Kabut Asap Jadi Perhatian, Wawali Saefuddin Dorong Penguatan UKS/M di Sekolah

Kamis, 17/09/2026

logo

Peluncuran dan Sosialisasi Aplikasi UKS/M serta Penguatan Kapasitas Kepala Sekolah untuk Mewujudkan Anak Indonesia Hebat yang Sehat, Cerdas, Berkarakter, dan Berprestasi. (Ayu/KoranKaltim.com)

Penulis: Ayu Norwahliyah

KORANKALTIM.COM, SAMARINDA — Sebaran kabut asap yang mulai menyelimuti wilayah Samarinda menjadi perhatian Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda karena berpotensi mempengaruhi kesehatan peserta didik. Untuk menjaga lingkungan pendidikan tetap sehat, penguatan Usaha Kesehatan Sekolah/Madrasah (UKS/M) dinilai perlu dilakukan di setiap satuan pendidikan. 

Wakil Wali Kota Samarinda Saefuddin Zuhri mengatakan, UKS/M harus mampu menjawab kebutuhan kesehatan di setiap sekolah. Hal itu disampaikannya saat menghadiri Peluncuran (Launching) dan Sosialisasi Aplikasi UKS/M serta Penguatan Kapasitas Kepala Sekolah untuk Mewujudkan Anak Indonesia Hebat yang Sehat, Cerdas, Berkarakter, dan Berprestasi di Aula Gedung Cabang Penerbit Erlangga, Jalan Bung Tomo, Samarinda Seberang, Kamis (17/9/2026). “Bagaimana Bapak dan Ibu di sekolah bisa mengetahui kegiatan apa yang berjalan serta apa yang masih kurang, terutama untuk kesehatan sekolah. Hal ini yang kita samakan persepsinya melalui program ini,” kata Saefuddin. 

Diharapkan, penerapan aplikasi tersebut dapat memperkuat perhatian sekolah terhadap kebersihan dan kesehatan lingkungan. Sebab, lingkungan pendidikan yang sehat menjadi bagian penting dalam mendukung anak-anak agar dapat belajar dan berkembang secara optimal. 

“Semoga program ini berhasil, kebersihan dapat dijaga, dan akhirnya terwujud sekolah yang bersih,” ungkapnya. Perhatian terhadap kesehatan siswa juga diikuti langkah Pemkot Samarinda melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Samarinda yang mengarahkan pelaksanaan pembelajaran jarak jauh (PJJ) guna mengurangi risiko paparan asap terhadap peserta didik. 

Kondisi kabut asap diharapkannya dapat segera berakhir agar aktivitas pendidikan dapat kembali berjalan normal. Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga kesehatan dan kebersihan lingkungan. “Semoga Allah memberikan hujan dan kesehatan. Kita berdoa bersama agar hujan segera turun,” tandasnya. (adv)

Editor: Erwin 

Kabut Asap Jadi Perhatian, Wawali Saefuddin Dorong Penguatan UKS/M di Sekolah

Kamis, 17/09/2026

Peluncuran dan Sosialisasi Aplikasi UKS/M serta Penguatan Kapasitas Kepala Sekolah untuk Mewujudkan Anak Indonesia Hebat yang Sehat, Cerdas, Berkarakter, dan Berprestasi. (Ayu/KoranKaltim.com)

Share

Berita Terkait